Produksi Gas Proyek Jangkrik Lampaui Target

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

Rabu 10/10/2018, 20.38 WIB

Rata-rata produksi dari Proyek Jangkrik mencapai 650 MMscfd.

Jangkrik
ENI

Produksi minyak dan gas bumi (migas) dari Proyek Jangkrik berhasil melampaui target. Salah satu penyebabnya lantaran kinerja operasi proyek tersebut yang optimal. Adapun produksi Proyek Jangkrik berasal dari dua lapangan utama yakni Jangkrik dan Jangkrik NE.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan hingga kini rata-rata produksi proyek tersebut sudah mencapai 650 MMscfd. Target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 yang mencapai 435 mmscfd. “Itu capaian rata-rata,” kata dia kepada Katadata.co.id, Rabu (10/10).

Namun, realisasi produksi proyek Jangkrik itu lebih rendah daripada capaian semester I tahun 2018 lalu. Pada enam bulam terakhir, rata-rata produksi gas Jangkrik mencapai 684,36 MMscfd.

Proyek Jangkrik pertama kali beroperasi Mei 2017. Proyek ini memiliki fasilitas produksi berupa kapal apung (Floating Production Unit/FPU) dengan kapasitas 450-600 mmscfd. 

Nilai investasi proyek ini mencapai US$ 3,77 miliar. Ini mengacu rencana pengembangan (PoD) II Lapangan Jangkrik dan Jangkrik NE yang disetujui SKK Migas tahun 2013.

Deputi Operasi SKK Migas Fatar Yani Abdurahman pernah mengatakan produksi gas dari proyek Jangkrik bisa stabil di level 600 mmscfd hingga empat tahun ke depan. “Bisa sampai pertengahan 2022 jika tidak ada masalah dengan reservoir," kata dia kepada Katadata.co.id awal tahun ini.

Tak hanya proyek Jangkrik, Eni saat ini juga mengembangkan Lapangan Merakes di Blok Sepinggan. Blok ini juga berada di Kalimantan Timur. Lapangan Merakes akan memproduksi gas sebesar 150 mmscfd.

Nantinya, produksi lapangan Merakes akan masuk ke unit fasilitas pengolahan Jangkrik. Proyek ini akan beroperasi tahun 2021, ini meleset dari target awal yakni akhir 2019.

Eni juga akan menggunakan fasilitas Jangkrik untuk produksi Blok East Ganal di Kalimantan Timur. Blok ini dimenangkan perusahaan asal Italia itu dari lelang blok skema penawaran langsung.

(Baca: Proyek Jangkrik Bisa Produksi Gas 600 MMSCF Hingga 2022)

Komitmen pasti Eni di blok East Ganal terdiri dari studi Geologi & Geofisika (G&G) dan pengeboran satu sumur eksplorasi. Totalnya mencapai US$ 35,350 juta. Bonus tanda tangannnya sebesar US$ 1,5 juta.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha