Antam Gandeng Ocean Energy Kembangkan Pabrik Nikel di Halmahera Timur

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Arnold Sirait

Kamis 11/10/2018, 18.54 WIB

Total investasinya US$ 320 juta atau Rp 4,8 triliun.

Antam
Arief Kamaludin|KATADATA

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menggandeng Ocean Energy Nickel International Pte. Ltd (OENI) dalam proyek pengembangan pabrik Nickel Pig Iron (NPI). Kerja sama ini tertuang dalam pokok perjanjian (Head of Agreement/HoA) yang diteken dalam Indonesia Investing Forum 2018, IMF-World Bank Annual Meetings 2018 di Nusa Dua, Bali 11 Oktober 2018.

Penandatanganan dilakukan Direktur Utama ANTAM, Arie Prabowo Ariotedjo dengan Chairman and Director OENI, Li Ping Sheng dihadapan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno. Hadir juga Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia Darmin Nasution, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Direktur Utama Antam Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan proyek pengembangan pabrik NPI Blast Furnace ini merupakan salah satu tonggak sejara penting dalam rangka meningkatkan nilai tambah. “Proyek NPI Blast Furnace Halmahera Timur akan menambah total produksi nikel tahunan Antam dan diharapkan akan mendukung kinerja perusahaan,” kata dia berdasarkan keterangan resminya, Kamis (11/10).

Dengan perjanjian ini, Antam akan menjamin ketersediaan bijih nikel di proyek NPI Blast Furnace. Sedangkan OENI akan memastikan pendanaan dan penyelesaian konstruksi tepat waktu.

Antam akan memperoleh kepemilikan sebesar 30% (free carry) sedangkan OENI sebesar 70%. Namun Antam memiliki opsi untuk melakukan pembelian saham untuk menjadi mayoritas setelah lima tahun beroperasi.

Proyek NPI Blast Furnace memiliki total kapasitas produksi mencapai 320.000 ton NPI (TNPI) atau setara dengan 30.000 ton nikel (TNi) yang terdiri dari delapan line. Total investasinya US$ 320 juta atau Rp 4,8 triliun. 

Dua line pertama diharapkan dapat memulai produksi pada kuartal 4 tahun 2020. Adapun secara keseluruhan ditargetkan beroperasi tahun 2023.

(Baca: Antam Tertarik Beli 20% Saham Vale Indonesia)

Proyek NPI Blast Furnace akan menambah portfolio kelolaan smelter Antam selain pabrik feronikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara berkapasitas 27.000-30.000 Tni. Ada juga, Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Halmahera Timur berkapasitas 13.500 TNi.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha