PT Pos Luncurkan Produk Pembayaran Elektronik

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Pingit Aria

Kamis 11/10/2018, 17.50 WIB

PT Pos menggandeng Kioson untuk meluncurkan berbagai layanan digital.

pos indonesia
KATADATA
pos indonesia

Badan Usaha Milik Negara PT Pos Indonesia (Persero) hari ini meluncurkan produk untuk merespons persaingan bisnis logistik yang terjadi saat ini. Produk-produk yang diluncurkan merupakan bagian dari sistem pembayaran online yang dikembangkan dan melibatkan agen pos.

Produk baru yang dikeluarkan perusahaan plat merah tersebut terdiri dari M-Agenpos, Agenpos B2B Kurir, Agenpos B2B Layanan Jasa Keuangan, hingga Contact Center Oranger.

Direktur Komersial Pos Indonesia Charles Sitorus menyatakan, peluncuran berbagai produk baru ini merupakan bagian digitalisasi bisnis mereka. "Besar sekali potensinya, karena e-commerce masih tumbuh besar," kata Charles di Jakarta, Kamis (11/10).

Ia menjelaskan, M-Agenpos merupakan aplikasi mobile untuk android bagi layanan paymet seperti pembayaran listrik, telekomunikasi, air bersih, tiket pesawat dan kereta, premi asuransi hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Nantinya masyarakat tidak perlu datang ke kantor pos untuk membayar utilitas tersebut

Agenpos B2B Layanan Jasa Keuangan adalah pengembangan layanan kemitraan Channel Pospay sejak 2002. Produk ini awalnya adalah one stop payment service biller dengan pola business to business sehingga pembayaran produk milik mitra Pos Indonesia dengan konsumen dilakukan di kantor dan agen pos dengan pembayaran tunai.

Nantinya pembayaran akan dilakukan dengan B2B dengan metode non tunai lewat pembayaran mitra dan transaksi tunai di loket milik mitra. Sedangkan pembayaran non tunai dapat dilakukan di aplikasi ponsel pintar, sms banking, hingga Anjungan Tunai Mandiri. "Jadi dulunya manual sekarang mobile," kata Charles.

(Baca juga: Jurus Kominfo Fasilitasi Wajah Baru Industri Pos dan Telekomunikasi)

Sedangkan Contact Center Oranger adalah layanan pengambilan barang gratis dengan nomor kontak 1500261. PT Pos menyebut produk ini akan mempermudah pengiriman barang masyarakat, pelapak online, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) karena mereka tak perlu mengantar kiriman ke gerai pos.

Adapun Agenpos B2B Layanan Kurir adalah pengembangan agenpos dengan pola kerja sama dengan mitra badan usaha secara online. Mitra harus menyediakan koneksi jaringan virtual antara host-nya dengan host Pos Indonesia. Sementara Pos Indonesia menyediakan layanan jasa kurir dengan sistem yang terhubung.

Charles mengatakan keunggulan keunggulan PT Pos adalah jaringan yang mencakup seluruh Indonesia. Dia menyebut paling tidak ada 4.500 titik kantor pos serta agen pos di seantero negeri. Bahkan dia percaya diri bahwa layanan logistik lain belum ada yang bisa mengantar sampai wilayah terpencil dan jauh.

"Kami melayani sampai perbatasan, ada tidak (perusahaan logistik) yang sampai Atambua (Nusa Tenggaa Timur)," kata dia.

Peluncuran produk ini menyusul kerja sama Pos Indonesia dengan PT Kioson Komersial Indonesia (Tbk). Direktur Kioson Bernard Martin mengatakan saat ini direncanakan ada 600 titik pos untuk pengambilan barang UMKM 35 ribu titik mitra UMKM. "Dan sesuai target Pos Indonesia, aman dan tepat waktu," kata Bernard.

Reporter: Ameidyo Daud

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha