20 Perusahaan Sudah Uji Coba, Standardisasi QR Code Dirilis Awal 2019

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Pingit Aria

24/10/2018, 10.02 WIB

Nantinya, kode QR yang bisa dipakai di Indonesia menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Go-Pay
Go-Jek
Ilustrasi pembayaran melalui QR Code Go-Pay.

Sekitar 20 perusahaan sudah mengimplementasikan proyek percontohan standardisasi Quick Response (QR) code sejak Agustus lalu. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) diperkirakan bakal merilis standardisasi QR code pada awal 2019.

Mulanya, hanya 12 perusahaan yang menjalankan standardisasi kode QR. Namun, belakangan ada beberapa perusahaan yang turut mengajukan izin ke BI untuk mengimplementasikan proyek percontohan tersebut.

"Hampir 20 (perusahaan) sepertinya yang ikut," ujar CEO TCash Danu Wicaksana kepada Katadata di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (23/10). "Perkiraan saya, (standardisasinya) terbit Februari 2019, atau lebih cepat."

Aplikasi mobile financial services dari Telkomsel, TCash merupakan salah satu perusahaan yang menjalankan standardisasi kode QR sejak Agustus 2018. Selain TCash, PT Dompet Anak Bangsa atau Go- Pay; PT Visionet Internasional (OVO); aplikasi besutan PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk, Your All Payment atau Yap!; serta, PT Artajasa Pembayaran Elektronik juga turut berpartisipasi.

(Baca juga: Sulit Dapat Izin, E-Commerce Berebut Mitra Fintech Pembayaran)

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Wijanarko membenarkan bahwa ada beberapa perusahaan baru yang mengajukan izin untuk berpartisipasi dalam proyek percontohan tersebut. "Ada beberapa (yang mengajukan). Tapi kami pilih yang siap dr sisi bisnis dan teknologinya," kata dia.

Ia memperkirakan, proyek percontohan ini bakal berlangsung hingga Desember 2018. "Tergantung kesiapannya (industri) seperti apa. Kalah piloting masih ada kendala, ya tidak kami keluarkan dulu (standardisasi QR code), supaya saat di keluarkan, sudah aman," ujar Onny.

Adapun uji coba ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur termasuk kode QR aman digunakan. Nantinya, kode QR yang bisa dipakai di Indonesia menggunakan logo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN).

Dengan begitu, pembayaran melalui kode QR ini akan saling terhubung atau mirip dengan konsep Anjungan Tunai Mandiri (ATM) atau mesin electronic data capture (EDC) yang diatur dalam program GPN.

(Baca juga: Ekspansi ke Indonesia, Alipay dan WeChat Pay Bersiap Gandeng BNI)

Selain TCash, aplikasi uang elektronik besutan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) dan Ant Financial (Alipay) DANA dan OVO menyambut baik standardisasi kode QR ini. "Saya ingin memastikan bahwa DANA bisa dipakai oleh siapapun. Saya mendukung interoperabilitas," kata CEO DANA Vincent Henry Iswaratioso.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan