Pertamina Hulu Energi Buka Tender Rig untuk Blok NSO

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

26/10/2018, 10.18 WIB

Rig ini digunakan untuk mengebor tiga sumur di Blok NSO.

Rig Minyak
Katadata
ilustrasi.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) tengah melakukan tender pengadaan rig sumur. Rig tersebut untuk menunjang kegiatan pengeboran sumur eksplorasi anak usaha PT Pertamina (Persero) itu di Blok North Sumatera Offshore (NSO).

Media and Relations Manager PHE Ifki Sukarya menargetkan pengadaan rig bisa selesai akhir tahun ini. "Masih proses pengadaan," ujar dia kepada katadata.co.id, Kamis (25/10).

PHE merencanakan untuk mengebor tiga sumur eksplorasi di Blok NSO. Ini menjadi bagian dari komitmen meningkatkan cadangan yang bisa diproduksi (Reserve to Production) di blok tersebut. Apalagi kontrak baru PHE di blok tersebut sudah resmi efektif sejak 16 Oktober 2018 hingga 2038 nanti.

Tiga sumur tersebut akan dibor hingga tahun depan. Perinciannya, satu sumur ditargetkan akan dibor akhir tahun ini dan dua sisanya di tahun depan.

Namun demikian Ifki belum bisa memastikan apakah jadwal pengeboran sumur tahun ini akan sesuai target, ini karena terdapat kendala dalam memperoleh rig. "Karena lagi susah rig," kata dia.

Sepanjang semester I-2018, kinerja produksi Blok NSO sudah melampaui target. Produksi gas PHE di Blok NSO mencapai 91 juta kaki kubik per hari (mmscfd), target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018 sebesar 60 mmscfd.

Sedangkan produksi kondensat telah mencapai 84 barel kondensat per hari (BCPD), targetnya 66 BCPD. "PHE NSO berhasil melampai target selama dua tahun berturut-turut,” ujar General Manager PHE NSO, Akhmad Miftah melalui keterangan resminya, Kamis (18/10).

Hingga kini cadangan minyak Blok NSO sebesar 272 MTSB dan gas 92 bscf. PHE berupaya untuk meningkatkan produksi dan pengembangan yang ada, sehingga mampu mendukung ketahanan energi nasional.

(Baca: Kontrak Gross Split Blok NSO Resmi Efektif Hingga 2038)

Blok NSO awalnya dikelola oleh ExxonMobil, kemudian diakuisisi oleh Pertamina pada Oktober 2015 lalu. Blok ini terletak di Selat Malaka Provinsi Aceh, dengan luas wilayah kerja 3.633 KM persegi. Blok NSO mulai berproduksi sejak 1996 dengan puncak produksi 400 juta kaki kubik per hari (mmscfd).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan