Tol Pejagan-Pemalang Beroperasi, Merak-Surabaya Tersambung di Desember

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Hari Widowati

Jum'at 9/11/2018, 17.42 WIB

Beroperasinya Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang itu menandai 640 km ruas tol yang siap beroperasi dari total panjang Tol Merak-Banyuwangi 870 km.

Tol Pejagan-Pemalang
BIRO PERS ISTANA
Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Pejagan-Pemalang pada Jumat (9/11).

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Tol Pejagan-Pemalang Seksi 3 dan 4 (Brebes Timur-Sewaka) dan Tol Pemalang-Batang Segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang di Tegal, Jumat (9/11). Beroperasinya ruas tol terakhir dari Trans Jawa tersebut membuat pemerintah yakin Merak-Surabaya akan terhubung pada minggu kedua Desember mendatang.

Beroperasinya Tol Pejagan-Pemalang dan Tol Pemalang-Batang itu menandai 640 kilometer (km) ruas tol yang siap beroperasi dari total panjang Tol Merak-Banyuwangi sejauh 870 km. Beberapa ruas tol yang bakal rampung bulan depan adalah Tol Salatiga-Kartasura, Batang-Semarang, serta Nganjuk-Wilangan. Adapun Tol Sragen-Ngawi akan diresmikan akhir bulan ini. "Akhirnya, akan tersambung Merak ke Surabaya pada bulan Desember," ujar Jokowi dalam siaran pers di situs Sekretariat Kabinet, Jumat (9/11).

Bahkan hingga akhir tahun ini, Jokowi menargetkan tol tersebut dapat diperpanjang lagi hingga ke Probolinggo, Jawa Timur. Nantinya, sisa pekerjaan tol Probolinggo - Banyuwangi akan diselesaikan pada 2019.

(Baca: Hutama Karya Bakal Terima Pinjaman Sindikasi Rp 9 Triliun)

Presiden memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus membangun infrastruktur untuk mempercepat distribusi barang dan jasa. Apalagi, dalam empat tahun terakhir konektivitas mulai terwujud. "Daerah demi daerah, wilayah demi wilayah, pulau demi pulau, mulai terhubung," kata Jokowi.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dengan beroperasinya dua ruas tol tersebut maka Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km telah selesai. Tol yang dibangun oleh PT Waskita Karya Tbk (Persero) ini menelan dana sebesar Rp 3,78 triliun. "Saya menekankan agar BUMN aktif memaksimalkan dampak positif jalan tol untuk memacu roda ekonomi masyarakat," kata Rini, dalam siaran pers.

Terkoneksinya Pulau Jawa melalui jalan tol akan berdampak signifikan bagi perekonomian. Pertama, biaya logistik lebih murah karena akses transportasi yang lebih cepat dan efisien. Kedua, terbukanya lapangan kerja serta bergeraknya perekonomian di daerah yang dilalui ruas tol Trans Jawa.

Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra mengatakan, beroperasinya dua ruas tol tersebut akan meningkatkan aksesibilitas masyarakat di Jawa Tengah. "Tol ini juga akan mendorong pengembangan potensi ekonomi daerah yang pada akhirnya akan berpengaruh pada ekonomi nasional secara keseluruhan," ujarnya.

(Baca: Sisa Setahun, Pemerintah Harus Selesaikan 911 Kilometer Jalan Tol)

 

 

 

Reporter: Ameidyo Daud

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha