Indonesia-Mozambik Sepakati Rancangan Perjanjian Dagang

Penulis: Michael Reily

Editor: Ekarina

Senin 12/11/2018, 20.05 WIB

Sejumlah sektor industri berpotensi merintis hubungan dagang dan investasi dengan Mozambik di antaranya adalah makanan dan minuman, tekstil dan pakaian.

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Presiden Mozambik Filipe Nyusi
ANTARA FOTO/IORA SUMMIT 2017/Rosa Panggabean
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) berjabat tangan dengan Presiden Mozambik Filipe Nyusi (ketiga kanan) saat pertemuan bilateral dalam rangkaian KTT IORA tahun 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (7/3). Agenda pertemuan bilateral pada hari ketiga KTT IORA lebih difokuskan pada negara-negara yang jarang ditemui oleh presiden yaitu Bangladesh, Mozambik, Iran, India, dan Yaman.

Indonesia dan Mozambik menyepakati rancangan teks perjanjian dagang khusus (PTA) pada perundingan putaran kedua di Mozambik yang digelar pada 6 hingga 9 November 2018.

Direktur Perundingan Bilateral Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Ni Made Ayu Marthini mengatakan delegasi kedua negara juga membahas mengenai modalitas penurunan tarif dalam penyelesaian sebagian besar draft ketentuan yang mengatur keterangan asal barang (Rules of Origin/ROO).

"Kedua negara berkomitmen menyelesaikan perundingan pada tahun ini,” katanya dalam keterangan resmi dari Maputo, Mozambik, Senin (12/11).

(Baca: Rintis Kerja Sama Dagang dengan Aljazair, RI Incar Pasar Ekspor CPO)

Kedua negara menggelar perundingan  berformat PTA dengan konsesi penurunan tarif dilakukan terbatas untuk beberapa produk prioritas kedua negara. Perundingan Mozambik merupakan salah satu tindak lanjut hasil pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Mozambik Filipe Jacinto Nyusi untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara.

Pada Indonesia-Africa Forum (IAF) yang berlangsung di Bali, April 2018, menteri perdagangan kedua negara menandatangani Pernyataan Bersama Para Menteri sekaligus meluncurkan Indonesia dan Mozambik PTA dengan target akhir tahun. PTA ini dapat saling menguntungkan kedua negara, karena rata-rata tarif produk di kawasan ini cukup tinggi.

"PTA relatif dapat diselesaikan dengan cepat sehingga bisa diimplementasikan segera," ujarnya. (Baca juga: Kemendag Targetkan 68 Kontrak Dagang pada Trade Expo)

Sejumlah sektor industri berpotensi merintis hubungan dagang dan investasi dengan Mozambik  di antaranya adalah makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, sawit, serta sektor terkait infrastruktur. 

Perundingan dagang dengan negara-negara di kawasan Afrika menjadi salah satu prioritas pemerintah. Karenanya, pemerintah berupaya lebih proaktif  melakukan pendekatan ke  sejumlah negara kawasan Afrika, termasuk bagian selatan melalui SACU (Southern African Customs Union), kawasan barat melalui ECOWAS (Economic Community of West African States), dan kawasan timur melalui EAC (East African Community) serta bagian Utara, Indonesia sedang melakukan perundingan dengan Tunisia (IT-PTA) dan Maroko (IMA-PTA).

Pada 2017, Kementerian Perdagangan mencatat total perdagangan Indonesia-Mozambik sebesar US$ 82,2 juta. Tetapi tren pertumbuhannya  menurun sebesar 23,75% dalam lima tahun terakhir (2013—2017). Selama lima tahun, Indonesia selalu mengalami surplus dengan nilai surplus terakhir pada 2017 tercatat sebesar US$ 26 juta.

Tahun lalu, ekspor Indonesia sebesar US$ 54,1 juta dan impor dari Mozambik sebesar US$ 28,1 juta. Produk ekspor Indonesia ke Mozambik adalah minyak sawit, sabun, industrial monocarboxylic fatty acids, uncoated paper and paperboard, dan margarin. Sebaliknya, impornya adalah kacang tanah, ferro-alloys, unmanufactured tobacco, dan kapas.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha