Kemenpora Targetkan Indonesia Juara Bali IFC 2018

Tim Publikasi Katadata

Rabu 5/12/2018, 10.35 WIB

Sembilan negara siap bertarung dalam kejuaraan dunia usia di bawah 15 tahun, di Bali International Football Championship (IFC) 2018.

Bali IFC
Katadata

Bali: Sembilan negara siap bertarung dalam kejuaraan dunia usia di bawah 15 tahun, di Bali International Football Championship (IFC) 2018. Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora sebagai penyelenggara turnamen berharap turnamen bisa menjadi ajang untuk mencetak bibit baru demi kemajuan sepakbola Indonesia. Hal itu disampaikan Raden Isnanta pada konfrensi pers acara Gala Dinner Bali IFC 2018 di Jendela Bali Restoran, GWK, Bali, Minggu (2/12) malam. 

 

Sembilan negara yang ikut serta adalah, Australia (Western Football), Thailand (Cruzeiro Academy Asia), Korea Selatan (Busan Football Academy), China (Hubei FA), Jepang (Progresso Sano FC), dan Filipina (Apuesto Bueno United FC). Selanjutnya ada Singapura (Sporting CF SA), Malaysia (Felda United FC) dan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah menurunkan tiga tim (BARA FC, Bali All Stars dan Timnas Pelajar U-15).

 

Dari hasil pengundian, Tim Nasional Pelajar tergabung di Grup A bersama Apuesto dan Busan. Bara FC di Grup B bersama Progresso Sano dan Cruzeiro. Sedangkan Bali All Stars berada di Grup C bersama Sporting Academy, dan Hubei. Tiga tim lainnya di Grup D.

 

BIFC 2018 merupakan kolaborasi Kemenpora dan Pemerintah Kabupaten Badung dengan menggandeng KONI, swasta, dan masyarakat. Kemenpora siap menggelar turnamen secara rutin saban tahun, dimulai sejak 2018. BIFC memiliki tiga tujuan besar. Pertama, memperkuat hubungan sepak bola muda di Asia Pasific. Kedua, memberikan pengalaman para pemain Indonesia untuk menghadapi tim luar. Selain itu, untuk mendongkrak pariwisata Tanah Air, khususnya Bali.

 

"Ini perhelatan pertama di luar event federasi di Indonesia untuk level internasional. Kami bersyukur Badung menyambut baik program Kemenpora dan siap menjadi tuan rumah penyelenggara,” kata Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta. Ke depan kata dia, turnamen berpotensi mengundang lebih banyak negara untuk datang ke Badung. Bukan hanya karena banyak objek wisata saja, tapi juga lantaran sepakbolanya. Dia berharap rangkaian ini bisa menggenjot ekonomi kerakyatan di Kabupaten Badung.

 

“Untuk target, karena kita tuan rumah, jadi kita harus bisa juara ,” lanjut Isnata didampingi Plt Sesdep Deputi Pembudayaan Olahraga Suryati, Asdep Sentra dan SKO Bambang Laksono, Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan Alman Hudri, dan Asdep Olahraga Rekreasi Teguh Rahardjo.

 

Sementara itu, Kepala Desa Pecatu Kabupaten Badung,  Made Karyana menyebut dampak kegiatan ini luar biasa dan potensi untuk pemberdayaan di Pecatu. Dia juga mengatakan segala persiapan teknis sudah matang. "Para peserta sudah meninjau Lapangan Pecatu dan mereka cukup puas dengan fasilitas yang kami miliki," ujar Made Karyana.

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha