Ricky Yacobi Berharap Bali IFC Junjung Fair Play

Tim Publikasi Katadata

Rabu 5/12/2018, 10.29 WIB

Direktur Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia PSSI Ricky Yacobi berharap banyak dari ajang Bali International Football Championship

Ricky Yakobi
Katadata

Bali: Direktur Pembinaan Usia Muda Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia PSSI Ricky Yacobi berharap banyak dari ajang Bali International Football Championship (IFC) 2018. Ajang yang kali pertama diselenggarakan Kemenpora ini diharapkan menjadi pondasi pembinaan pemain usia dini menuju Timnas Indonesia. 

 

Ricky yang datang langsung untuk memantau bakat di IFC 2018 ini menginginkan agar turnamen internasional yang melibatkan sembilan negara ini, benar-benar menghasilkan pemain muda berkualitas, khususnya untuk tim dari Indonesia. "Bagi saya ajang ini sangat bagus untuk menjaring talenta-talenta muda pemain sepakbola kita yang nanti bisa direkomendasikan untuk Timnas Indonesia," kata Ricky jelang menyaksikan pertandingan Bali IFC 2018 di Hotel LorIn Pecatu, Bali, Senin (3/12) pagi.           

 

Untuk menghasilkan pemain muda berkualitas, Ricky meminta kepada pemain Indonesia yang akan turun di setiap pertandingan menunjukkan kualitas terbaiknya serta bermain fair play.  Kedua hal tersebut menjadi kunci bagi pemain muda bermain sepakbola.  Menurutnya, dalam pembinaan usia dini, modal utamanya tak sekadar menang. “Tapi mereka harus bisa bermain jujur, fairplay dan bersikap baik di lapangan. Apalagi ini adalah pertandingan internasional yang diikuti oleh negara seperti Jepang, China, Australia, dan Korea Selatan yang memiliki disiplin tinggi dalam bermain bola," harapnya. 

 

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta sepakat dengan Ricky Yacobi. Saat jumpa pers Bali IFC 208, Isnanta menyampaikan kepada seluruh pemain Indonesia, baik dari Timnas Pelajar U-15, Badung Ragunan (Bara) FC atau Indonesia All Stars, agar bisa menjadi tuan rumah yang baik serta menunjukkan sikap yang baik di lapangan di dalam atau di luar lapangan. “Jika sikap itu mampu ditunjukkan dalam setiap permainan, saya yakin tim pemandu bakat bisa melihat dan dijadikan rekomendasi," kata Isnanta.

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha