Kementerian ESDM Resmikan Dua SPBU BBM Satu Harga di Nias

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Hari Widowati

7/12/2018, 17.20 WIB

Sepanjang 2017 hingga awal Desember 2018, total ada 122 penyalur BBM satu harga atau 76% dari target pemerintah pada periode 2017-2019.

BBM Satu Harga Warga Lalan
ARIEF KAMALUDIN | KATADATA
SPBU Pertamina penyalur BBM satu harga

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meresmikan dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai penyalur program Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga, di Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara, dan Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan. Dengan penambahan 2 titik SPBU penyalur BBM satu harga tersebut, total Nias memiliki 6 titik BBM satu harga.

Pada 2017 telah dibangun 2 SPBU penyalur BBM satu harga di Kecamatan Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan dan Kecamatan Lahomi di Kabupaten Nias Barat. Sedangkan sepanjang 2018, telah dibangun 2 SPBU penyalur BBM satu harga, yaitu di Kecamatan Gindo Kabupaten Nias Induk, Kecamatan Bawolati Kabupaten Nias Induk. "Ini upaya pemerintah untuk membuat terutama premium dan biosolar harganya sama di seluruh Nusantara," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan, dalam keterangan pers (7/12).

Secara nasional, BBM satu harga akan ditempatkan di 160 titik pada periode 2017 hingga 2019. Tahun lalu telah terbangun 57 titik SPBU penyalur BBM satu harga. Sementara itu, tahun 2018 ditargetkan akan dibangun sebanyak 73 titik SPBU penyalur BBM satu harga. Adapun pada 2019 ditargetkan akan dibangun 30 titik SPBU BBM satu harga. Sepanjang 2017 hingga awal Desember 2018, total ada 122 penyalur BBM satu harga atau 76% dari target pemerintah untuk periode 2017-2019.

(Baca: Pertamina Perluas Penyebaran BBM Satu Harga)

Tak hanya meresmikan BBM satu harga, Menteri Jonan juga membagikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE). Jumlah unit yang akan dipasang di Pulau Nias sebanyak 1.360 unit dan akan tersebar di 21 Desa yang berada di 5 Kabupaten.

Total untuk 2018, program LTSHE akan dilaksanakan di 16 Provinsi, dengan jumlah LTSHE sebanyak 173 ribu unit dan anggaran sebesar Rp 600 Miliar. Menteri Jonan juga mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) ikut aktif mendukung target pemerintah pusat dalam mengejar rasio elektrifikasi 100% pada 2019. "Karena target pemerintah tahun depan itu rasio elektrifikasinya 100%," kata Jonan.

Selain itu, Menteri Jonan juga membagikan paket konversi minyak tanah ke Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kg. Khusus untuk Pulau Nias dan Gunung Sitoli, Kementerian ESDM membagikan 150.318 paket. Rinciannya, Kabupaten Nias mendapatkan 23.656 paket, Kabupaten Nias Selatan 57.304 paket, Kabupaten Nias Utara 21.859 paket, Kabupaten Nias Barat 20.159 paket, dan Kabupaten Gunung Sitoli 27.340 paket.

(Baca: BPH Migas Targetkan 73 Titik Penyalur BBM Satu Harga di 2018

(Baca: 

Reporter: Fariha Sulmaihati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha