BPH Migas Bentuk Satgas dan Tambah BBM Selama Natal dan Tahun Baru

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Arnold Sirait

11/12/2018, 16.17 WIB

Satuan tugas ini berfungsi mengamankan pasokan BBM.

Motoris Satgas BBM Pertamina
Arief Kamaludin | Katadata
Pertamina juga telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi kelancaran pasokan BBM, antara lain membangun KiosK/Serambi PX, Mobil Dispenser Unit, BBM Kemasan di SPBU serta Motor/Mobil Pengantar Kemasan BBM

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) telah menyiapkan beberapa langkah untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru. Upaya itu mulai dari pembentukan Satuan Tugas hingga menambah pasokan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Satgas ini akan ditempatkan mulai Aceh hingga Papua. Mereka akan memantau ketersediaan BBM sejak 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019.

Agar kebutuhan konsumen bisa terpenuhi selama musim Natal dan Tahun Baru, BPH Migas juga akan menambah titik penyaluran BBM. Adapun untuk jumlah kios Pertamax tahun ini bertambah menjadi 34 titik dari tahun lalu 15 lokasi di sepanjang tol.  

Mobil dispenser juga bertambah jadi 16 lokasi dari sebelumnya sembilan di kawasan wisata. Kantong BBM untuk mobil tangki BBM juga ditambah menjadi 45 dari sebelumnya 39.

BPH Migas juga menambah volume BBM kemasan dari 2,5 kilo liter (KL) menjadi 3 KL. Motoris atau pengantar BBM yang menggunakan motor juga meningkat jumlahnya menjadi sembilan dari sebelumnya hanya tujuh.

Volume Premium juga diprediksi naik menjadi 32.511 KL dari harian normal 31.267 KL. Pertalite juga naik menjadi 53.864 KL dari 47.195 KL. Solar naik jadi 43.385 KL dari 42.380 KL. Elpiji naik jadi 31 ribu metrik ton (MT) dari 28 ribu MT, dan Avtur meningkat dari sebelumnya 16 ribu KL jadi 16.2 KL.

Untuk menangani masalah cuaca pada Hari Natal dan Tahun Baru, BPH Migas menyiapkan peta kawasan. Dengan begitu bisa mengetahui cuaca buruk, yang akan menyebabkan bencana, seperti longsor. Dengan begitu penyaluran BBM tidak terhambat.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa juga akan mengundang Menteri dan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beserta jajarannya untuk mengecek kesiapan penambahan titik penyaluran BBM. "BPH Migas siap undang untuk monitoring Menteri, Wakil Menteri, Eselon 1 dan 2 turun lapangan mengecek kesiapan kami tidak mau hanya di atas kertas," kata dia, Selasa (11/12).

(Baca: Konsumsi BBM Diperkirakan Naik 4% Selama Natal dan Tahun Baru)

Sementara itu, Asa memprediksi bahwa puncak konsumsi BBM menjelang Natal dan Tahun Baru yaitu pada 31 Desember hingga 2 Januari 2019. Konsumsi bensin puncaknya 5 Januari. Sedangkan, Avtur dan elpiji pada 22 Desember 2018.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha