Jelang Pilpres, Jokowi dan Prabowo Masuk Tren Pencarian Google

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

13/12/2018, 18.18 WIB

Masyarakat Indonesia semakin melek politik.

Google Talks
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Google juga memberikan pengetahuan digital kepada para pelajar. Google melalui Google.org mengalokasikan dana US$ 87 ribu atau sekitar Rp 1,26 miliar untuk memberikan literasi digital kepada 12 ribu siswa.

Google Indonesia merilis tren pencarian sepanjang 2018 di Indonesia. Hasilnya, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masuk ke daftar tokoh yang paling banyak dicari.

Google mengumumkan 15 tokoh paling populer dalam pencarian di Indonesia. Selain kedua pasangan yang akan berlaga dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan, nama politisi lain yang juga banyak dicari adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ratna Sarumpaet, Mahfud MD, Erick Thohir, Rocky Gerung, dan Grace Natalie.

Search Marketing Manager Google Indonesia Mira Sumanti menyatakan masyarakat semakin peduli terhadap politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). "Mungkin kalau banyak tokoh politik yang masuk itu menunjukkan ketertarikan masyarakat Indonesia untuk mencari tahu lebih banyak dibandingkan tahun lalu," kata Mira di Jakarta, Kamis (13/12).

Selain 9 tokoh politik tersebut, masyarakat juga penasaran terhadap Tim Nasional U-23, kemudian ada nama Jonathan Christie, Khabib Nurmagomedov, Kevin Sanjaya, serta Ustadz Abdul Somad.

(Baca: Data 50 Juta Pengguna Bocor, Google+ Ditutup Lebih Cepat)

Fenomena ketertarikan masyarakat terhadap politik juga tercermin dalam 15 pencarian paling populer dalam tentang peristiwa nasional tahun 2018. Pilpres (Pemilihan Presiden) 2019 dan Pilkada (Pemilihan Umum Kepala Daerah) 2018 juga masuk ke daftar tren Google Indonesia.

Mira memprediksi, pencarian tokoh dan peristiwa politik nasional bakal tetap tinggi tahun depan. "Menurut saya, tokoh dan peristiwa nasional pasti tinggi karena tahun depan banyak kejadian penting mulai dari Pemilihan Umum dan Pelantikan Presiden," ujarnya.

Untuk 13 peristiwa nasional lain tahun ini, masyarakat banyak mencari tahu tentang Bom Surabaya, Pesawat Lion Air, Gempa dan Tsunami Palu, Kapal Tenggelam Danau Toba, Gunung Merapi Meletus, Gempa Lombok, Gerhana Bulan, Gempa Situbondo, Gunung Agung Meletus, Sidang Isbat Idul Fitri, Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Rafflesia Arnoldi Bengkulu, serta Perceraian Ahok.

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan