Sepuluh Film Indonesia Terlaris Sepanjang 2018

Penulis: Dini Hariyanti

19/12/2018, 16.59 WIB

Film Dilan 1990, Suzzana: Bernapas dalam Kubur, dan Danur 2: Maddah menduduki peringkat tiga teratas.

Film Bioskop
ANTARA FOTO/Feny Selly
Pemeran utama film Chrisye, Vino G Bastian (kiri depan) dan Velove Vlexia (tiga kanan) berswafoto bersama para penggemar yang akan menonton film Chrisye di Studio XXI OPI Mall Palembang,Kamis (21/12).

Laman resmi www.filmindonesia.or.id mencatat Dilan 1990 sebagai tayangan bioskop yang paling banyak disaksikan sepanjang tahun ini. Data per 17 Desember 2018 mencatat terdapat sembilan film lain yang membukukan jumlah penonton terbanyak.

Audiens film Dilan 1990 mencapai 6,32 juta orang. Sembilan tayangan lain ialah Suzzana: Bernapas dalam Kubur (3,34 juta), Danur 2: Maddah (2,57 juta), Si Doel the Movie (1,76 juta), Asih (1,71 juta), #Teman tapi Menikah (1,66 juta), Wiro Sableng (1,55 juta), Jailangkung 2 (1,50 juta), A Man Called Ahok (1,47 juta), dan Sabrina (1,34 juta).

(Baca juga: Akses Modal Terbuka, Film Berkembang Pesat dalam 5 Tahun)

Sebanyak 1.790 warganet menyukai informasi yang dipublikasikan akun Instagram @film_indonesia tersebut. "Menunggu Dilan 1991 lama banget. Sudah enggak sabar," tulis pemilik akun @imampasuruan di kolom komentar.

Dilan 1990 dirilis pada 25 Januari 2018. Film produksi Falcon Pictures ini berangkat dari novel karya Pidi Baiq dengan judul sama. Kisah cinta Milea (Vanesha Pricillia) dan Dilan (Iqbaal Ramadhan) terjadi pada saat mereka duduk di bangku SMA pada 1990.

Dilan dirasakan sebagai pribadi romantis dengan gaya tutur kaku. Hal ini justru membuat Milea jatuh hati. "Perjalanan cinta keduanya tak berjalan mulus tetapi Dilan selalu bisa membuat Milea percaya bahwa perjalanan mereka akan indah," mengutip www.bioskoptoday.com.

(Lihat infografik: Perempuan 'Money Maker' Film Berpendapatan Puluhan Miliar)

Film terbanyak ditonton kedua adalah Suzzana: Bernapas dalam Kubur. Tanggal rilis tontonan layar lebar ini berselang sepuluh bulan setelah Dilan 1990 pada 15 November 2018. Soraya Intercine Films menjadi rumah produksi film horor ini.

Tayangan tersebut mengisahkan tentang Suzzanna (Luna Maya) dan Satria (Herjunot Ali) yang belum dikaruniai anak setelah tujuh tahun pernikahan. Pada saat Suzzanna hamil, sayangnya dia lantas tewas dalam perampokan yang didalangi karyawan Satria.

Suzzana: Bernapas dalam Kubur menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap film genre horor. Baru tayang selama 35 hari tetapi mampu menyedot penonton yang jumlahnya lebih dari separuh penonton Dilan 1990.

(Baca juga: Bekraf Sebut Investasi di Film Lebih Menguntungkan Dibanding Startup

Sementara itu, Danur 2: Maddah menjadi film terlaris ketiga. Sama dengan Suzzana, film besutan MD Pictures tersebut termasuk kategori horor. Tayangan yang rilis pada 28 Maret 2018 ini menceritakan tentang Risa (Prilly Latuconsina) yang tinggal bersama adiknya Riri (Sandrina Michelle).

Riri mulai bosan dengan kemampuan Risa yang bisa melihat hantu. Pada saat sedang menginap ditempat pamannya, Om Ahmad (Bucek Depp) dan Tante Tina (Sophia Latjuba), keduanya justru merasakan kejanggalan. Danur 2: Maddah diangkat dari novel berjudul "Maddah" karya Risa Saraswati.

Meskipun termasuk film terbanyak ditonton tetap saja ada warganet yang meragukan keseruan Danur 2: Maddah. "Memang Danur bagus? Datar begitu ceritanya, cuma menang diperankan Prilly saja," tulis akun @blue.lover3092 mengomentari unggahan di Instagram @film_indonesia.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan