Besok Diprediksi Jadi Puncak Arus Libur Natal, Pengguna Tol Naik 15%

Penulis: Ekarina

21/12/2018, 19.51 WIB

Pada arus puncak libur Natal dan Tahun Baru yang diperkirakan jatuh pada Sabtu (22/12) esok, jumlah pengguna jalan tol diprediksi naik 15%.

Geliat Mudik
ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
Kendaraan pemudik memadati gerbang tol Cipali-Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/6).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan puncak arus mudik liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 akan terjadi pada Sabtu (22/12). Sejumlah lokasi dan jalur transportasi umum diperkirakan terjadi peningkatan kepadatan pengguna sekitar 15%-20%.

"Puncak akan terjadi besok tanggal 22. Tadi saya sudah cek di beberapa tempat, khususnya kereta api ada lonjakan kira-kira 20%," kata Menhub usai menghadiri rapat terbatas bertopik Persiapan Natal dan Tahun Baru di Jakarta, Jumat.

Menurut Budi, jumlah penumpang kereta api pada hari biasa yang melalui Stasiun Pasar Senen Jakarta sebanyak 14 ribu orang.

(Baca: Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemenhub Periksa Kelaikan 29 Ribu Bus)

Sementara pada Jumat, terdapat peningkatan penumpang yang melalui stasiun itu menjadi 24 ribu. Jumlah penumpang diperkirakan semakin meningkat menjadi sekitar 28 ribu orang pada Sabtu (22/12).

Budi  juga memperkirakan puncak arus balik liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 terjadi pada tanggal 1 atau 2 Januari 2019.

Pemerintah juga memperkirakan kenaikan jumlah pengguna jalan tol di Pulau Jawa sebesar 15%. "Dengan  jalur Jakarta-Surabaya yang mulai tersambung, akan ada kenaikan pengunjung lebih dari 15%," ujarnya. 

(Baca: Menhub Minta KAI Antisipasi Lonjakan Penumpang pada Puncak Libur Natal)

Dia pun mengimbau kepada para pengemudi yang hendak melalui jalan tol Trans Jawa untuk dapat mengendalikan kecepatan kendaraan guna menghindari terjadinya kecelakaan.

"Yang pertama kontrol kecepatan. Kecepatan 90 kilometer per jam tidak terasa karena jalan yang bagus, dan lurus. Karena biasanya jalan berbelok. Lalu yang kedua bagi individu selain kontrol kecepatan, ya persiapkan diri dengan baik dan persiapkan kendaraan," ujar Budi.

Untuk memperlancar arus lalu lintas di jalan tol, pemerintah juga berencana menghentikan sementara pembangunan jalan layang tol Jakarta-Cikampek pada 24 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019.

Selain itu, operasional truk-truk besar juga akan dihentikan sementara pada hari-hari tertentu, kecuali untuk truk pengangkut bahan pokok dan Bahan Bakar Minyak.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha