Gandeng Empat Mitra Lokal, Kalbe Lanjutkan Ekspansi di Kamboja

Penulis: Ekarina

3/1/2019, 21.00 WIB

Kalbe akan meningkatkan kerja sama perdagangan di Kamboja dengan menggandeng empat perusahaan lokal.

obat farmasi
KATADATA
obat farmasi

Perusahaan farmasi dan produsen obat, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), melalui unit usahanya PT Kalbe Internasional berencana melebarkan sayap bisnis ke Kamboja . Perusahaan akan meningkatkan  kerja sama  perdagangan di sana dengan menggandeng empat perusahaan lokal.

Kalbe International menandatangani tiga perjanjian perpanjangan kerja sama dengan mitranya di Kamboja, yaitu DKSH Cambodia, Intermedica CO. LTD dan Alliance Pharma, serta satu perjanjian baru dengan Yul Diversity Cambodia untuk pemasaran ekslusif produk Diabetasol di Kamboja.

"Perpanjangan perjanjian dengan mitra baru itu merupakan komitmen investasi Kalbe di Kamboja, khususnya di bidang farmasi dan layanan kesehatan," kata Country Manager Kalbe Internasional Oktavianus di Kamboja,  Kamis (3/12).

(Baca: Pabrik Kalbe Farma di Myanmar Ditargetkan Rampung 2020)

Kalbe mulai mengembangkan bisnis di Kamboja sejak 2004. Saat ini terdapat sekitar 50 merk produk Kalbe yang telah memasuki pasar Kamboja, dengan perkiraan total penjualan di Kamboja pada 2018 sebesar US$ 6  juta.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Kamboja Sudirman Haseng  menyatakan menyambut baik perluasan bisnis Kalbe di Kamboja. "Ini merupakan salah satu perwujudan kontribusi sektor swasta bagi peningkatan kerja sama perdagangan kedua negara," kata dia usai menyaksikan penandatanganan kerja sama Kemitraan Kalbe dengan empat mitra lokalnya di Kamboja.

(Baca: Kurangi Impor Bahan Baku, Industri Farmasi Butuh Bioteknologi)

Sudirman juga mengapresiasi kerja sama dan kontribusi Kalbe dengan mitranya yang selama ini bersama-sama dengan KBRI Phnom Penh mempromosikan produk-produk farmasi Indonesia di Kamboja.

Kamboja sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 7% dalam 10 tahun terakhir merupakan pasar potensial bagi produk ekspor Indonesia, khususnya di sektor farmasi.

Tercatat terdapat lebih dari lima perusahaan farmasi Indonesia telah memasuki pasar Kamboja dengan berbagai produknya. Masyarakat kamboja juga sudah mulai terbiasa menggunakan produk-produk Indonesia yang dianggap memiliki kualitas baik dengan harga yang terjangkau.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha