Sejak Agustus 2018, Sandiaga sudah Kampanye Lebih dari Seribu Titik

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Hari Widowati

8/1/2019, 07.48 WIB

Sandiaga mengklaim kampanye tersebut mampu mempersempit selisih elektabilitas Prabowo-Sandiaga dengan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Sandiaga Uno
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengadakan syukuran di Sekretariat Nasional Prabowo - Sandi , Menteng, Jakarta Pusat (7/1). Syukuran ini sebagai memperingati 1.000 titik kunjungan kampanye setelah ditetapkan sebagai cawapres.

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengklaim telah berkampanye di lebih dari seribu titik sejak Agustus 2018 hingga saat ini. Kampanye tersebut meliputi 77 kabupaten, 47 kota, dan 27 provinsi.

Selain itu, Sandiaga sudah mendatangi 77 pasar dan 102 pondok pesantren. "Hari ini hari bersejarah karena mulai 17 Agustus 2018 di mana saya mulai menyapa seluruh wilayah Indonesia sampai 6 Januari 2019 sudah banyak bertemu dengan banyak elemen masyarakat," kata Sandiaga, di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandiaga, Jakarta, Senin (7/1) malam.

Dari jumlah tersebut, Sandiaga mengaku sudah melakukan 83 kali perjalanan udara, tujuh kali menggunakan kereta api, dan satu kali kapal ferry. Ia mengaku telah menempuh perjalanan sejauh 107 ribu kilometer dalam 120 hari berkampanye.

Jarak tempuh perjalanan kampanyenya setara dengan 2,5 kali lipat keliling dunia. "40 ribu kilometer adalah panjang keliling dunia. Ini sudah 107 ribu kilometer," ujar Sandiaga.

(Baca: Saling Tuding Tim Prabowo vs Jokowi atas Ketakutan Debat Capres 2019)

Selama kampanye di lebih dari seribu titik, dia menangkap aspirasi masyarakat terkait berbagai masalah di bidang kesejahteraan ekonomi, terutama terkait penghasilan, lapangan kerja, dan biaya hidup. Mereka datang tanpa bayaran sepeserpun.

Bahkan, mereka terkadang datang dengan menyumbangkan uang untuk Prabowo-Sandiaga. Menurut Sandiaga, hal tersebut lantaran masyarakat menginginkan dirinya dan Prabowo Subianto bisa menghadirkan berbagai solusi atas masalah tersebut.

Karenanya, dia berjanji akan menghadirkan kebijakan dari pemerintahan yang kuat, tegas, serta berpihak kepada rakyat. "Ini yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat melalui sesi debat, sehingga visi misi Prabowo-Sandiaga untuk berpihak kepada rakyat itu bisa terwujudkan," kata Sandiaga.

Ia mengaku masih ada sisa seratus hari ke depan untuk dirinya berkampanye. Masih ada ratusan titik wilayah di Indonesia yang perlu dijangkaunya.

Hal ini dilakukan untuk memperkecil rentang elektabilitas Prabowo-Sandiaga dengan pesaingnya, Joko Widodo-Maruf Amin. Sandiaga mengklaim jika kampanyenya di lebih dari seribu titik semakin menipiskan rentang elektabilitas tersebut.

Sebab, kampanye ke berbagai titik tersebut terbukti ampuh meningkatkan elektabilitas. "Kalau kami genjot di seratus hari ke depan, persaingan ketat ini akan kami lihat di bulan Februari dan Maret," kata Sandiaga.

(Baca: Prabowo-Sandiaga Bakal Paparkan Visi-Misi ala Town Hall Meeting)

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha