BI Belum Terima Laporan Rencana Enam BUMN Adopsi QR Code

Penulis: Happy Fajrian

9/1/2019, 19.43 WIB

Ke-enam BUMN yang berencana mengadopsi sistem pembayaran kode QR belum menyampaikan rencananya kepada BI. Kementerian Kominfo mendukung langkah enam BUMN.

Go-Pay
Katadata/Desy Setyowati
Papan iklan yang memuat QR Code untuk bersedekah melalui Go-Pay di Stasiun Cikini, Jakarta, Kamis (24/5).

Bank Indonesia (BI) mengaku belum menerima laporan secara resmi rencana enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang akan mendirikan perusahaan finansial berbasis teknologi (teknologi finansial/tekfin) dengan layanan teknologi pemindaian kode respon cepat (QR Code).

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko mengatakan, BI sudah mengetahui rencana ke-enam BUMN tersebut untuk mengadopsi sistem pembayaran berbasis kode QR. "Secara resmi belum (terima laporan), tapi sudah ada rencana memang dari mereka (BUMN)," ujar Onny di Jakarta, Rabu (9/1).

Onny juga menyampaikan bahwa BI juga belum mengetahui lebih detail apakah ke-enam BUMN tersebut akan mendirikan perusahaan baru atau hanya konsolidasi untuk menggabungkan layanan pembayaran kode QR.

(Baca: Enam BUMN akan Adopsi Sistem Pembayaran Berbasis QR)

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga mengaku belum menerima laporan soal rencana pembentukan tekfin berbasis Kode QR tersebut. Namun, Rudiantara mendukung sepenuhnya langkah BUMN untuk memiliki perusahaan khusus tekfin yang mengandalkan sistem pemindaian kode QR.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan empat bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN), ditambah PT Pertamina dan PT Telkom akan membentuk perusahaan tekfin atau "fintech" berbasis pemindaian kode QR.

"Dari sisi pembayaran ada rencana untuk Himbara, Telkom, Pertamina akan bentuk 'fintech' baru sistem pembayaran basis QR Code," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika.

Layanan pembayaran menggunakan Kode QR memang digadang-gadang sebagai fasilitas pembayaran masa depan yang akan menjadi pelengkap mesin electronic data capture (EDC) atau mesin perekam data elektronik. Layanan pembayaran menggunakan Kode QR yang sudah marak digunakan adalah layanan pembayaran uang elektronik milik Go-Pay dan OVO.

(Baca: Fintech Ancam Dominasi Bank Sebagai Penyedia Pembayaran E-Commerce)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha