Pertamina Naikkan Target Produksi Migas Tahun Ini

Penulis: Anggita Rezki Amelia

Editor: Arnold Sirait

9/1/2019, 15.32 WIB

Pertamina menargetkan produksi migas tahun ini sebesar 921,54 Mboepd.

Blok Migas Lepas Pantai Pertamina Hulu Energi
Pertamina Hulu Energi

PT Pertamina (Persero) meningkatkan target produksi dan lifting minyak dan gas bumi (migas) tahun ini. Hal tersebut seiring dengan semakin gencarnya pengeboran yang dilakukan perusahaan pelat merah tersebut.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan tahun ini dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019, target produksi migas Pertamina 921,54 ribu barel setara minyak per hari (Mboepd). Ini meningkat 1,66% dibandingkan target 2018 sebesar 906,41 Mboepd.

Sementara itu, target lifting migas Pertamina tahun ini 735,40 mboepd atau meningkat 101% dibandingkan  tahun lalu sebesar 724,89 Mboepd. "Jadi kami tetapkan lifting harian bersama Kementerian ESDM," kata Nicke dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (9/1).

Di tempat yang sama, Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan target produksi Pertamina tahun ini 80% akan disokong dari produksi dalam negeri. Sisanya dari aset luar negeri.

Salah satu penopang produksi dan lifting migas Pertamina adalah Blok Mahakam. Pertamina berupaya meningkatkan produksi blok tersebut dengan mengebor sumur  lebih massif.

Tahun ini Pertamina mengebor  103 sumur pengembangan untuk menopang produksi Blok Mahakam dengan mengggunakan lima rig pengeboran. "Kami akan mengebor setiap tiga hari satu sumur," kata Samsu.

(Baca: SKK Migas Prediksi Produksi Blok Mahakam Naik di 2020)

Penjualan BBM Meningkat

Selain hulu, Pertamina sudah memetakan sejumlah target kinerja tahun ini untuk sektor midstream dan hilir.  Terkait sektor pengolahan, Pertamina menargetkan total hasil produk kilang mencapai 94,65 %,  atau sama seperti target tahun lalu karena aka nada pemeliharaan kilang.

Sementara itu untuk target penjualan BBM tahun ini  mencapai 87,06 juta kl. Ini meningkat 102% dibandingkan target tahun lalu sebesar 85,64 juta kl.

Adapun untuk penyaluran gas, target tahun ini sebesar 1.450 ribu BBTU,atau hanya 97% dari target tahun lalu 1.493 ribu BBTU. Target ini sedikit berkurang karena beberapa fasilitas gas sudah tua.

Sementara itu transportasi gas tahun ini ditargetkan 555 bscf, meningkat dibandingkan target tahun lalu 530 bscf.  Hal kini seiring dengan penggabungan PT Perusahaan Gas Negara ke Pertamina dalam rangka holding migas.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha