Pegawai Treasury Bank Wajib Tersertifikasi Sebelum 12 April 2019

Penulis: Rizky Alika

Editor: Martha Ruth Thertina

10/1/2019, 20.13 WIB

"Bank yang dealer-nya tidak bersertifikat, tidak bisa transaksi operasi moneter dengan BI," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah.

Bank Indonesia
Arief Kamaludin|KATADATA

Bank Indonesia (BI) mewajibkan dealer atau pegawai treasury perbankan atau untuk memiliki sertifikat Kompetensi Treasury sebelum 12 April 2019. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Nanang Hendarsah mengatakan bila dealer tidak bersertifikat hingga tenggat waktu tersebut, bank akan terkena sanksi.

"Bank yang dealer-nya tidak bersertifikat, tidak bisa transaksi operasi moneter dengan BI," kata dia di kantornya, Jakarta, Kamis (10/1). Adapun kewajiban sertifikasi ini diatur dalam Peraturan BI Nomor 19/5/PBI/2017 tentang Sertifikasi Tresuri dan Penerapan Kode Etik Pasar.

BI menilai sertifikasi penting untuk memitigasi risiko perbankan. Sebab, kegiatan treasury menanggung risiko bank yang mencakup risiko mata uang, risiko suku bunga, dan risiko pasar lain. 

(Baca juga: Intervensi BI di Pasar Valas DNDF Sokong Rupiah Menguat Tajam)

Mengacu pada data awal 2018, masih ada 207 dealer yang belum tersertifikasi. Sedangkan yang sudah tersertifikasi sebanyak 658 dealer.

BI menggandeng institusi Association Cambiste Internationale Financial Market Association (ACI FMA) untuk melakukan sosialisasi mengenai pentingnya sertifikasi.

Ketua ACI FMA Farida Thamrin menjelaskan, dealer juga diwajibkan melakukan pembaharuan (refreshment) atas sertifikat kompetensinya lantaran ada ketentuan masa berlaku. "Dealer yang sudah tersertifikasi ada expired-nya tiga tahun," ujarnya.

Untuk memeroleh sertifikat kompetensi, dealer harus mengikuti ujian sesuai kemampuan. Untuk dealer junior akan menjalankan ujian pada level basic. Selain itu, ada juga ujian untuk level intermediate dan advance.

(Baca: Ada Empat Faktor, Gubernur BI Lihat Rupiah Bisa Terus Menguat)

Modul ujian tersebut disusun oleh BI. Khusus untuk level advance, peserta ujian akan mengikuti tahap wawancara dengan pihak BI.

Selain dealer perbankan, pegawai sales perbankan juga wajib tersertifikasi pada 2020. Sejauh ini, jumlah sales yang belum tersertifikasi berjumlah 223 pegawai, sedangkan yang sudah tersertifikasi berjumlah 500 orang.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha