ASDP Indonesia Ferry Siapkan Dana Rp 2,2 T Untuk Ekspansi Tahun Ini

Penulis: Happy Fajrian

16/1/2019, 14.42 WIB

Dana tersebut akan digunakan untuk menambah armada kapal penyeberangan dan perbaikan infrastruktur pelabuhan.

Tol Laut
Arief Kamaludin|KATADATA

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan dana Rp2,2 triliun untuk mengembangkan bisnis dan infrastruktur dalam upaya memberi pelayanan lebih baik kepada penumpang kapal yang tersebar di seluruh daerah.

"Kita akan melakukan ekspansi bisnis dan perbaikan sejumlah infrastruktur pelabuhan, termasuk diantaranya untuk mengembangkan pelabuhan eksekutif di Merak yang menghubungkan ke Bakauheni," kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi kepada pers dalam acara media gathering di Jakarta, Selasa.

Ira mengatakan, perusahaan melihat banyak peluang bisnis yang sangat terbuka di tahun 2019 sehingga perlu menyiapkan dana cukup besar baik dari eksternal maupun internal, untuk menggali potensi yang ada.

"Kita tak akan berhenti untuk terus mengembangkan bisnis terutama di bidang pariwisata yang juga menggandeng Kementerian Pariwisata," kata Ira.

(Baca: ASDP Indonesia Ferry Layani 7,1 Juta Penumpang Sepanjang 2018

Direktur Keuangan PT ASDP Djuma Satriawan mengatakan, dari modal Rp2,2 triliun yang akan digunakan untuk pengembangan bisnis, sebanyak 39 persen akan digunakan untuk merekondisi kapal yang sudah tua, serta membeli kapal baru yang jumlahnya sekitar 11 unit.

Sebanyak 24 persen dananya, kata Djuma, akan digunakan untuk pengembangan dermaga yang menghubungkan Merak-Bakauheni terutama terminal eksekutif yang saat ini sedang dalam penyelesaian. "Sementara dana sisanya ada yang digunakan untuk perbaikan fasilitas pelabuhan dalam upaya memenuhi standar minimal pelabuhan seperti yang dipersyaratkan oleh Kementerian Perhubungan," katanya.

Djuma menjelaskan, dana Rp2,2 triliun tersebut, sebanyak Rp500 miliar akan diperoleh dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan sisanya merupakan dana internal perusahaan.

Khusus untuk pengembangan terminal eksekutif Merak dan Bakauheni, perusahaan memberikan fokus untuk bisa segera beroperasi secara penuh, sehingga bisa menjadi fasilitas dan destinasi yang menjadi pilihan pengguna jasa penyeberangan.

(Baca: Kembangkan Labuan Bajo, PT PP dan ASDP Bentuk Usaha Patungan

Salah satu pengembangan bisnis yang saat ini sedang dikembangkan ASDP adalah proyek pariwisata Labuan Bajo yang ditargetkan segera rampung dan dapat beroperasis ecara komersial pada Maret 2019, diikuti penyelesaian hotel pada Juni 2019, dan proyek marina pada September 2019.

"Perusahaan tidak hanya fokus pada bisnis penyeberangan saja tapi juga ekspansi ke sektor pariwisata yang juga mempiliki prospek bagus," katanya.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha