Hadir di Bali, Go-Food Festival Gandeng 23 UMKM Lokal

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Pingit Aria

3/2/2019, 06.00 WIB

Go-Food Festival telah hadir di 30 titik dan merangkul ratusan merchant kuliner di berbagai kota di Indonesia.

Go-Food
Katadata
(kiri-kanan) Rosel Lavina - VP Corporate Affairs GOJEK, Cassandra Aprilanda - VP Sales & Marketing GO-FOOD Festival, Hendra - Perwakilan Merchant GO-FOOD Festival Bali, I Gede Saryawan, Kepala Bagian Perekonomian & SDA Setda Kota Denpasar, dan Leo Wibisono Arifin - District Head Bali dan Nusa Tenggara GOJEK meresmikan GO-FOOD Festival di Level 21 Mall, Denpasar, Jumat (1/2).

Gojek membuka Go-Food Festival di Level 21 Mall, Denpasar, Bali hingga Maret 2019 mendatang. Go-Food Festival kini telah hadir di 30 titik di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Bali dan telah membantu lebih dari 800 merchant kuliner, termasuk para pelaku UMKM untuk meningkatkan skala bisnisnya.

Tidak hanya kuliner lokal khas Bali, festival ini juga menghadirkan beragam kuliner unik dan kreatif lainnya untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner. Pelanggan Go-Food bisa datang langsung atau memesan makanan yang tersedia melalui aplikasi dari merchant yang ada di festival ini.

“Konsep Go-Food Festival kami usung untuk menghadirkan dampak sosial lebih besar dan lebih luas kepada masyarakat, yaitu kepada mitra UMKM kuliner kami,” ujar Cassandra Aprilanda, VP Sales & Marketing Go-Food Festival dalam siaran persnya Kamis (31/1).

(Baca: Berbekal Transaksi Rp 125 T, Gojek Raih Tambahan Modal Google)

Dengan bergabung di Go-Food Festival, para pengusaha kuliner UMKM tidak perlu menyiapkan dana besar untuk membuka cabang dan menyiapkan jasa pesan-antar sendiri, sehingga usaha mereka dapat terus berkembang. 

Selama ini, UMKM kuliner Indonesia selalu dihadapkan pada tantangan mulai dari keterbatasan pendanaan, sumber daya manusia, pengetahuan bisnis, hingga penentuan lokasi berjualan untuk membuka cabang. Melalui Go-Food Festival, para merchant diberikan kesempatan untuk membuka cabang tanpa memerlukan biaya tambahan untuk  menyewa tempat karena seluruh biaya operasional sudah ditanggung oleh pihak pengelola.

Rosel Lavina, VP Corporate Affairs Go-Jek mengatakan, festival ini merupakan bentuk apresiasi Go-Jek terhadap para mitra merchant yang telah tumbuh bersama Go-Food. Memasuki tahun keempatnya, layanan pesan-antar makanan terbesar di Asia Tenggara ini telah bekerja sama dengan hampir 300 ribu merchant kuliner di berbagai daerah di Indonesia, di mana 80 % di antaranya merupakan UMKM.

(Baca: Unicorn Dikuasai Asing, Rudiantara: Untungnya Tetap untuk Indonesia)

 “Hingga hari ini, teknologi Go-Jek telah membantu meningkatkan kehidupan jutaan orang, serta memberdayakan para wirausaha UMKM serta mitra driver kami,” ujar Rosel.

Melihat potensi tersebut, Go-Food Festival seterusnya akan hadir di lokasi lain, salah satunya di daerah Kuta. Untuk mendapatkan kesempatan membuka gerai di Go-Food Festival, wirausaha kuliner harus terlebih dahulu terdaftar sebagai merchant Go-Food dan memiliki performa penjualan yang baik sehingga nantinya akan dipertimbangkan untuk membuka cabang di Go-Food Festival.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha