Jokowi Imbau Masyarakat Tionghoa Hadir ke TPS

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Hari Widowati

7/2/2019, 12.35 WIB

Menurut Jokowi, partisipasi masyarakat etnis Tionghoa dalam Pemilu Serentak 2019 penting karena mereka turut menentukan masa depan bangsa.

Kampung Cina
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Seorang pengunjung melintas di kawasan Kampung China, Kota Wisata, Jawa Barat (28/1).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia turut berpartisipasi dalam Pemilu Serentak 2019. Jokowi meminta mereka untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019.

"Saya titip agar kita semuanya hadir ke TPS yang ada di dekat lingkungan bapak-ibu," kata Jokowi ketika menghadiri Festival Imlek Nasional di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/2).

Menurut Jokowi, partisipasi masyarakat etnis Tionghoa dalam Pemilu Serentak 2019 penting. Jokowi mengatakan, partisipasi mereka akan menentukan nasib Indonesia ke depannya.

Jokowi pun menilai masyarakat etnis Tionghoa tak perlu khawatir dengan berbagai ancaman kepada mereka terkait Pemilu Serentak 2019. Menurut Jokowi, aparat keamanan akan menjaga mereka dalam menyalurkan hak pilihnya. "TNI dan Polri menjamin keamanan bapak ibu semuanya. Jangan ada kekhawatiran, ketakutan," kata Jokowi.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia Festival Imlek Nasional Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto. Menurut Sudhamek, masyarakat etnis Tionghoa di Indonesia harus mampu berkontribusi kepada negara.

Salah satu kontribusi itu dapat dilakukan dengan menggunakan suara mereka dalam Pemilu 2019. "Menggunakan hak konstitusi berbondong-bondong hadir ke TPS pada 17 April mendatang," kata Sudhamek.

(Baca: Angkat Elektabilitas di Sumbar, Ma'ruf Amin Gunakan Pendekatan Agama)

Berdasarkan data Sensus Penduduk dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2010, jumlah penduduk yang berasal dari suku atau etnis Tionghoa mencapai 2,83 juta penduduk atau 1,3% dari total penduduk Indonesia. Namun, data situs worldpopulationreview.com memperkirakan jumlah suku Tionghoa di Indonesia saat ini telah berkembang mencapai 3% dari total penduduk atau sekitar 7,8 juta orang.

Selain Jokowi, Festival Imlek Nasional ini juga dihadiri oleh Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hadir pula, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, Tokoh Muhammadiyah Syafii Maarif, para menteri Kabinet Kerja, dan beberapa duta besar negara sahabat.

(Baca: Selain Gaun Tradisional Tiongkok, Ini Alternatif Pilihan Fesyen Imlek)

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha