Surveyor Indonesia Bantu 6 BUMN Perkuat Industri Nasional

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Safrezi Fitra

12/2/2019, 14.31 WIB

"Salah satu langkah yang bisa ditempuh agar kami (BUMN) bisa bertahan adalah dengan menjalin kemitraan strategis," kata Dirut Surveyor

Menteri BUMN, Rini Soemarno
Arief Kamaludin|KATADATA
Demi meningkatkan sinergi, Menteri BUMN mengumpulkan seluruh Direktur Utama BUMN agar saling mengenal

PT Surveyor Indonesia (Persero) bekerja sama dengan enam Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung penguatan industri strategis nasional. Perusahaan tersebut yaitu, PT Pertamina (Persero), PT Len Industri (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Dahana (Persero), serta anak usaha Pertamina, PT Pertamina Bina Medika.

Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani hari ini. Penandatanganan disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN. Fajar Harry Sampurno. 

Kerja sama ini merupakan salah satu upaya sinergi BUMN dan meningkatkan peran perusahaan negara dalam industri nasional. "Salah satu langkah yang bisa ditempuh agar kami (BUMN) bisa bertahan adalah dengan menjalin kemitraan strategis," kata Direktur Utama PT Surveyor Indonesia Dian M. Noer, di Jakarta, Selasa (12/2).

Dengan kerja sama ini Surveyor Indonesia akan membantu Pertamina melakukan survei untuk pengadaan lahan, seperti yang dilakukan pada proyek Kilang Tuban, Jawa Timur.  Untuk tahun ini, sinergi tersebut bisa membantu survei dalam membangun Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM), sehingga dapat memudahakan operasional.

(Baca: Pertamina Susun Kajian Cari Lokasi Terbaik Bangun Kilang Tuban)

Direktur Manajemen Aset Pertamina M Haryo Yuanianto mengatakan banyak tantangan yang harus dihadapi Pertamina dalam membangun proyek tersebut. "Challenge-nya akan ada lagi di tahun ini, untuk TBBM kami," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/2). Sayangnya, dia tidak menyebutkan apa saja tantangan tersebut.

Selain itu, Surveyor Indonesia juga membantu Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan survei dalam pembangunan pipa transmisi gas. Rencananya PGN akan menambah 5 juta sambungan pipa hingga 2025. Ini untuk mempercepat gasifikasi ke rumah tangga.

(Baca: Sinergi BUMN Ciptakan Korporasi dan Digitalisasi Petani di Jawa Barat)

Bersama PT Dahana, Surveyor akan membantu kajian dalam pembangunan pabrik bahan peledak. Sementara, kerja sama dengan PT Dirgantara untuk membantu meningkatkan kandungan lokal atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam industri pesawat. Dengan PT Len Industri yakni membantu dalam konsultasi untuk pengujian railway system, dan kerja sama dengan PT Pertamina Medika yakni untuk membantu dalam memberikan layanan kesehatan.

Kementerian BUMN berharap setelah penandatanganya MoU ini, kolaborasi antarperusahaan negara bisa terus terjalin. Menurutnya Fajar, selama ini menjalin kerja sama BUMN sulit dilakukan, karena tidak saling mengenal antar perusahaan. Makanya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengumpulkan Direktur Utama Perusahaan BUMN agar saling mengenal satu sama lain, beberapa waktu lalu.

(Baca: Sarinah, PP, dan Waskita Kongsi Mengembangkan Komplek Komersial)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha