Kementan Dorong Pembangunan Pertanian di Bangkalan Madura

Tim Publikasi Katadata

10/3/2019, 09.26 WIB

Bupati Bangkalan RKH Abd. Latif Amin Imron atau yang akrab disapa Ra Latif, mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah terutama Kementerian Pertanian

KEMENTAN
Katadata

Bupati Bangkalan RKH Abd. Latif Amin Imron atau yang akrab disapa Ra Latif, mengucapkan terimakasih Kepada Pemerintah terutama Kementerian Pertanian (Kementan). Kementan katanya, telah memberikan perhatian khusus kepada Madura termasuk Kabupaten Bangkalan untuk mendorong sektor Pertanian.


Dalam pertemuan dengan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kementan, Kuntoro Boga Andri di Pendopo Agung Bangkalan, Jumat (9/3), bersama Sekertaris Daerah Kabupaten Bangkalan dan seluruh SKPD Pertanian,  Bupati menyampaikan potensi pertanian Bangkalan masih sangat besar untuk dapat digenjot, khususnya bila masalah ketersediaan air bisa diatasi.

Menteri Pertanian, dalam kunjungan ke Pamekasan Februari lalu, menyampaikan ingin mendorong Pertanian di Madura, khususnya mengatasi masalah yang dihadapi petani. "Untuk Bangkalan diskusi hari ini dengan Kepala Biro Humas Kementan, merupakan tindak lanjut dari arahan Pak Mentan tersebut" , ujar Ra Latif, Jumat (9/3).

Caranya, dengan membantu mencari solusi masalah air untuk wilayah Bangkalan bagian atas, karena potensi untuk pengembangan jagung dan hortikuktura cukup besar. Bangkalan membutuhkan bangunan embung, dam parit, sumur bor, dan pompa airnya.

Sekda Bangkalan, Setijabudhi menambahkan untuk pengembangan potensi utama Kabupaten ini khususnya Jagung, Padi, Kacang tanah, Bawang Merah, Cabai Kecil, dan Bunga melati sudah banyak mendapatkan bantuan dan bimbingan teknis dari Kementerian Pertanian. Ini membuat tren produksi dan kesejahteraan petani di wilayah ini terus meningkat.

"Kami ingat telah merima bantuan benih jagung, padi, kedelai dalam beberpa tahun terakhir, dan paket pengembangan komoditas horti juga dari Kementan," lanjutnya.

Bantuan bibit stek Melati sudah berkembang bahkan produk melati sudah dikirim ke luar daerah. Begitu juga bawang merah dan cabai kecil.


Sementara dalam pertemuan terpisah pada hari yang sama di Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan, dihasilkan usulan dan rumusan strategi mendorong pertanian di wilayah Bangkalan. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan Abdullah Fanani menyampaikan, pemerintah daerah ingin meningkatkan luas tanam jagung yang masih 5000 Ha menjadi 25.000 ha tahun ini. Penanamamnya dilakukan dua tahap, yaitu Maret dan Oktober tahun ini. "Juga luas tanam padi ingin kami tingkatkan dari sekitar 50.000 ha menjadi lebih luas lagi dengan mengintensifkan tanam padi gogo di lahan tegal saat musim penghujan" ujarnya.

Selain itu, kata Fanani, masyarakat menginginkan Jeruk Keprok Madura yang merupakan plasmanutfah asli Bangkalan dapat dikembalikan kejayaannya.  Kepala Dinas meminta dukungan dan pendampingan dari Kementerian Pertanian. Komoditas bawang merah dan cabai kecil yang sangat diminati petani untuk dikembangkan.

Kuntoro Boga dalam kesempatan itu menyampaikan Kementerian Pertanian menyambut baik partisipasi yang ditunjukan daerah untuk bekerjasama dalam mengangkat potensi pertanian. Kementerian akan berkomunikasi aktif dengan pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan komoditas yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif, memiliki pasar,  serta diminati petani.

Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha