Petani Sumenep Antusias Sambut Instalasi Pengering dari Kementan

Tim Publikasi Katadata

10/3/2019, 16.47 WIB

Sumenep - Keberadaan instalasi pengering ultraviolet (UV) di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep disambut antusias para petani.

KEMENTAN
Katadata

Sumenep - Keberadaan instalasi pengering ultraviolet (UV) di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep disambut antusias para petani. Mereka tak lagi khawatir dengan kualitas padi yang dipanen, meski cuaca hujan.

 

"Mesin ini membantu kami untuk mempercepat pengeringan padi hasil panen," kata Mat Sahri yang merupakan anggota Kelompok Tani Bunga ini saat ditemui disela-sela aktivitas mengeringkan Padi di Desa Matanair, Minggu (10/3).

 

Menurut Mat Sahri, biasanya proses penjemuran padi di depan rumah membutuhkan 5 hari. Proses ini bisa bertambah lama jika turun hujan. Dengan instalasi pengeringan hanya butuh dua hari. Kelompok Tani Bunga sudah mempunyai jadwal antrean pemakaian.

 

"Saya menantang para petani lain yang belum percaya dengan kecanggihan mesin pengering ini. Saya ingin mereka mencoba sendiri. Kalau saya sudah membuktikan, hasilnya bagus," katanya.

 

Senada dengan Mat Sahri, Ketua Poktan Campaka, Haji Fadil mengaku optimistis dengan hasil panen yang ada bisa meningkatkan produksi padi dan sektor pertanian lainya menjadi berlipat-lipat.

 

"Keberadaan instalasi ini mampu meningkatkan kualitas bawang merah hasil panen di atas luasan lahan 1.000 hektare," katanya.

 

Mesin pengering ini dapat digunakan untuk pengeringan gabah, bawang merah dan jagung, yang membuat kualitas produksi mampu bertahan selama tiga bulan. Mesin ini juga bisa menekan kerusakan bawang merah dari 20 persen menjadi 10 persen dan mempertahankan kualitas warna, tekstur, dan VRS.

 

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep Arif Firmanto, mengatakan dalam kunjungannya Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beberapa waktu lalu, kembali memberikan bantuan dua unit instalasi pengering UV.

 

"Alhamdulilah Kementan benar-benar memikirkan nasib petani di Sumenep. Sentra produksi bawang merah, jagung dan padi akan makin bergairah lagi," katanya.

 

Dengan adanya bantuan ini, kata Arif, pihaknya segera mendorong dua Kecamatan di Kabupaten Sumenep, yakni Rubaru dan Pasongsongan untuk meningkatkan jumlah produksi.

 

"Sebab di sini luasan lahan yang ada mencapai kurang lebih 270 hektar dan 13 kelompok tani. Yang pasti mereka sudah sangat menunggu instalasi ini," tutupnya.

Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha