Kolaborasi, Pertamina Suplai Avtur Garuda Indonesia di Luar Negeri

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Desy Setyowati

14/3/2019, 21.24 WIB

Saat ini, Garuda Indonesia memiliki 14 stasiun pengisian bahan bakar di luar negeri.

Pertamina EP
Pertamina EP

 PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan PT Garuda Indonesia terkait suplai avtur di seluruh stasiun pengisian bahan bakar maskapai di luar negeri. Saat ini, Garuda Indonesia memiliki 14 stasiun pengisian bahan bakar di luar negeri seperti India, Thailand, Jepang, dan Singapura.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara menyampaikan, perusahaannya menunjuk langsung Pertamina untuk semua pengadaan bahan bakar di luar negeri. Untuk itu, Garuda Indonesia tidak melakukan tender, sehingga bisa lebih menghemat waktu. "Kalaupun ada perbedaan harga, akan kami diskusikan,” ujarnya di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Kamis (14/3).

(Baca: Pertamina Klaim Jadi KKKS Pertama yang Terapkan Full Scale EOR)

Saat ini, Garuda Indonesia dan Sriwijaya Group berutang senilai Rp 2 triliun ke Pertamina yang semestinya dibayar pada Desember 2018. Sejalan dengan kerja sama ini, jatuh tempo utang tersebut diperpanjang menjadi akhir 2019. “Cicilan pada Januari 2019 dan seterusnya kami bayar lancar," kata dia.

Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra menambahkan, perusahaannya mendukung operasional Garuda Indonesia lewat kerja sama ini. "Dulu, hanya sebagian stasiun pengisian bahan bakar Garuda Indonesia di luar negeri yang dilayani oleh Pertamina. Sekarang seluruhnya diserahkan ke Pertamina,” kata dia.

(Baca: Laba Bersih Anjlok, Anak Usaha Garuda Indonesia Bagi Dividen 20%)

Selain Garuda Indonesia, Pertamina menjalin kerja sama dengan PT Indonesia Asahan Aluminium, PT Bukit Asam Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, dan PT Timah Tbk. Pertamina juga bekerja sama dengan operator bandara yaitu PT Angkasa Pura I (API) dan PT Angkasa Pura II (APII).

Penandantanganan kerja sama ini pun disaksikan oleh Menteri BUMN Rini M Soemarno. Rini mengatakan sinergi di antara perusahaan ini bisa mengefisiensiskan operasional BUMN. Dengan begitu, ia berharap keuntungan perseroan pelat merah bisa meningkat. “Saya harapkan sinergi ini bisa mengoptimalkan pelayanan BUMN kepada masyaraka,” kata dia.

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha