Unilever Resmi Tunjuk Mantan Bos Facebook jadi Direksi Bidang Digital

Penulis: Ekarina

9/4/2019, 17.40 WIB

Penunjukkan Chief Digital Transformation and Growth Officer merupakan yang pertama kali sejak 86 tahun Unilever beroperasi di Indonesia.

Instagram
Katadata/Cindy Mutia
Dr kiri: Maritsen Darvita, Head of Social Media, Tokopedia; Dobita Amanda Social Media Manager Wardah dan Sri Widowati, Country Director Facebook Indonesia di Jakarta, Selasa (5/3).

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) resmi menunjuk Sri Widowati sebagai Chief Digital Transformation and Growth Officer perusahaan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat bisnis perusahaan di industry Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang tengah berubah cepat seiring dengan perkembangan teknologi digital.

Jabatan tersebut muncul untuk pertama kalinya setelah 86 tahun Unilever beroperasi di Indonesia. Hemant Bakshi, Presiden Direktur Unilever Indonesia mengatakan transformasi digital merupakan salah satu agenda utama Unilever dalam mempertahankan bisnisnya. 

Terlebih lagi, perusahaan dituntut semakin inovatif seiring dengan adanya kenyataan pergeseran perilaku dan gaya hidup konsumen Indonesia. 

(Baca: Garap Lini Digital, Unilever Rekrut Mantan Bos Facebook Indonesia)

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara konsumen memperoleh informasi, berkomunikasi dan berbelanja, terutama di kalangan konsumen milenial yang jumlahnya semakin besar. Konsumen pun menjadi semakin tersegmentasi.

Untuk bisa memenangkan pasar ini, perusahan menilai perlu melakukan transformasi dalam menjangkau konsumen secara tepat sasar dengan konsumen dari setiap segmen.

"Keberadaan Chief Digital Transformation and Growth Officer akan berperan strategis dalam menciptakan strategi yang transformatif, disruptif dan tepat sasar bagi setiap segmen konsumen,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/4).

Sri Widowati memiliki pengalaman panjang di sektor digital. Sebelum berlabuh di Unilever, dia sempat  menjabat sebagai Country Manager untuk Facebook Indonesia.

Kiprahnya di Unilever sendiri telah tercatat sejak lama. Perempuan yang kerap dipanggil Wido ini  memulai karirnya sebagai Management Trainee di Unilever Indonesia pada  1994. Kala itu dia memimpin sejumlah brand dalam kategori personal care.

Dalam perannya sebagai Chief Digital Transformation and Growth Officer di Unilever Indonesia, Wido akan fokus dalam pengelolaan digital hub, consumer and market intelligence (CMI), serta mediaIa akan kembali menepaki kariernya  di Unilever Indonesia mulai 1 Mei nanti.

(Baca: Unilever Pangkas Belanja Modal Jadi Rp 1,1 Triliun)

“Pengalaman Wido selama lebih dari 20 tahun di dunia marketing, ditambah peran pentingnya di industri digital beberapa tahun belakangan ini tentu dapat membawa inovasi besar bagi Unilever Indonesia," ujar Hermant.

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan