Shell Tawarkan Bisnis SPBU melalui Skema Kemitraan

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ekarina

11/4/2019, 19.02 WIB

SPBU Shell saat ini sudah mencapai sekitar 98 yang tersebar di sejumlah titik di Jabodetabek, Bandung, Sumatera Utara, serta Jawa Timur.

SPBU Shell Cikini
Arief Kamaludin | Katadata
SPBU Shell Cikini

PT Shell Indonesia tawarkan kerjasama bisnis SPBU melalui program Dealer Owned, Dealer Operated (DODO). Program tersebut membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengoperasikan SPBU perussahaan dengan skema kemitraan pihak ketiga.

Retail Partnership Manager Shell Indonesia Agung Saputra mengatakan, kebutuhan masyarakat akan BBM dan layanan berkualitas semakin meningkat di Indonesia. Karena itu, perusahaan berencana masuk ke segmen pasar tersebut dengan cara memperluas jaringan SPBU. "Kami melihat hal ini sebagai peluang pertumbuhan bisnis," ujarnya di Jakarta, Kamis (11/4).

(Baca: Shell Hanya Turunkan Harga BBM Jenis Regular)

Dengan skema kemitraan DODO, Shell akan membantu mitra sejak proses  awal pemilihan lokasi, desain dan pengawasan pembangunan hingga SPBU beroperasi.

Saat ini Shell telah memiliki 98 SPBU yang tersebar di  sejumlah titik  di Jabodetabek, Bandung, Sumatera Utara, serta Jawa Timur. "Januari hingga Maret ada empat SPBU baru yang beroperasi," kata dia.

(Baca: Ingin Harga BBM Wajar, Arcandra Kumpulkan Pengusaha SPBU)

Agung enggan menyebut berapa target pembangunan Shell dengan skema DODO tahun ini. Hanya saja, dia memastikan bila saat ini sudah ada beberapa mitra yang mulai tertarik berinvestasi.

Terkait nilai investasi untuk membangun satu unit SPBU, menurut dia, sangat tergantung pada pemilihan lokasi, luas area serta fasilitas pendukung. Di luar pengadaan lahan, penambahan SPBU diperkirakan bisa menelan ivestasi sekitar Rp 4 miliar-Rp 5 miliar. Dana itu diperlukan untuk pembangunan SPBU seluas  1500 meter persegi dengan dua berkapasitas 6 juta liter. 

Untuk SPBU yang berdiri di lahan seluas  2000 meter persegi dengan tiga dispenser berkapasitas volume 9 juta liter, investasi  yang diperlukan minimal sekitar Rp5 miliar-Rp 6 miliar. Kemudian lahan 2000 meter persegi dengan empat dispenser berkapasitas 12 juta liter diestimasi bisa menelan investasi Rp 6 miliar-Rp 7 miliar.

(Baca: Shell Turunkan Harga BBM Super dan V-Power Rp 100-200)

Melalui program kemitraan DODO, Shell berharap akan mampu mendorong bisnis retail BBM di berbagai daerah. "Kami ingin berperan aktif mendukung perekonomian di Indonesia," kata Agung.

 

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan