Banyak Anak di Bawah Umur Hadiri Konser Putih Bersatu

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Agung Jatmiko

13/4/2019, 17.27 WIB

Meski ada peraturan yang melarang anak-anak dibawa dalam kampanye politik, sejumlah orang tua tetap membawa anak-anak dalam acara Konser Putih Bersatu

Pilpres 2019, Jokowi, Jokowi-Ma'ruf
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Susana Konser Putih Bersatu Stadion Utama GBK, Senayan- Jakarta Pusat (13/4).

Sejumlah anak-anak di bawah umur terlihat dalam area kampanye Pilpres 2019 pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/4). Mereka hadir didampingi orang tuanya yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

Sebagian anak-anak tersebut bahkan ikut mengenakan kaos yang menyimbolkan Jokowi-Ma'ruf dan partai politik. Warga dari Pondok Gede, Jakarta Timur, Ulfa mengaku tak tahu adanya larangan membawa anak-anak dalam acara kampanye. Dia membawa anaknya karena ingin sekalian berekreasi dalam acara kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf. "Enggak tahu kalau enggak boleh bawa anak-anak. Mau lihat Pak Jokowi langsung," kata Ulfa.

(Baca: Jokowi: 2045 Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ke-4)

Senada dengan Ulfa, Johan mengaku tidak tahu adanya larangan membawa anak dalam kampanye. Dia pun berdalih bahwa banyak warga lainnya yang ikut membawa anak dalam kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf. "Emang enggak boleh ya? Itu yang lain banyak juga kok," kata Johan.

Larangan membawa anak di bawah umur dalam kampanye telah termaktub dalam Pasal 280 ayat 2 (k) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Selain itu, pelarangan tersebut tercantum juga Pasal 15 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan pihaknya sebenarnya sudah mengeluarkan imbauan agar warga tidak membawa anak-anak di bawah umur untuk datang kampanye. Hanya saja, Arya berdalih pihaknya kesulitan menertibkan mereka.

(Baca: Survei Terbaru: Undecided Voters Tinggal 5,5%, Jokowi Ungguli Prabowo)

Menurut Arya, warga menganggap kampanye akbar Jokowi-Ma'ruf sebagai pesta rakyat. Mereka tak melihat acara ini seperti kampanye pada umumnya yang memang tak diperbolehkan membawa anak-anak. "Jadi kegembiraan yang ada, mereka menganggap ini bukan kampanye, tapi menganggapnya pesta rakyat bersama Jokowi," kata Arya.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan