Jika Temukan Kecurangan, Tim Prabowo Bawa Hasil Pilpres 2019 ke MK

Penulis: Ameidyo Daud

Editor: Agung Jatmiko

18/4/2019, 20.56 WIB

BPN siap mengajukan gugatan ke MK apabila ada kecurangan yang masif dan terstruktur pada Pilpres 2019

Pilpres 2019, Prabowo, Sandiaga
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Prabowo dan Sandiaga Uno deklarasi kemenangan versi perhitungan suara kelompok sendiri.

Kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyatakan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) bisa diajukan pihaknya. Hal tersebut dapat dilakukan apabila beberapa kondisi terjadi setelah penghitungan suara Pilpres 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai.

Juru Bicara BPN Andre Rosiade mengatakan apabila dalam hasil penghitungan KPU ditemukan kecurangan masif dan terstruktur, peluang untuk membawa hasil pemilihan presiden ke MK terbuka. Sebelumnya, penghitungan suara Pilpres 2019 di KPU akan dibandingkan dengan penghitungan suara internal.

Andre mengatakan BPN memiliki penghitungan dengan suara masuk saat ini mencapai 60 % dari sekitar 800 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) seantero negeri. Dia mengklaim, dari data itu pemenangan Pilpres 2019 sudah jelas, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal inilah yang melatarbelakangi Prabowo melakukan deklarasi kemenangan.

(Baca: Timses Sebut Suara untuk Jokowi Makin Tinggi pada Pilpres 2019)

"Tapi bagaimana pun, perintah Undang-Undang untuk berpegang pada real count," kata Andre di Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4).

Saat ini, kubu Prabowo meminta relawan dan pendukung untuk menjaga kotak suara hingga kecamatan, agar jalannya surat suara bisa terpantau hingga penghitungan terakhir di KPU.

Sehari setelah penyelenggaraan Pilrpes 2019, Prabowo kembali mengulangi deklarasi kemenangan sebagai presiden untuk periode RI 2019-2024. Berbeda dengan deklarasi sebelumnya, pada deklarasi kali ini calon wakil presiden Sandiaga Uno terlihat mendampingi Prabowo.

(Baca: Mahfud MD: Tak Ada Kecurangan Terstruktur dalam Pilpres 2019)

Mengulang pernyataan pada Rabu (17/4) malam, Prabowo mengklaim kemenangan versi perhitungan kelompoknya sebesar 62%. Prabowo menyatakan perhitungan suara ini menggunakan data C1 yang berisi hasil suara di Tempat Pemungutan Suara yang dikumpulkan kelompok internalnya.

Prabowo menyatakan deklarasi perlu dilakukan di tengah upaya kecurangan di tingkat desa hingga kabupaten dan kotamadya se-Indonesia. "Saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan saudara Sandiaga Salahudin Uno mendeklarasikan kemenangan sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024," ujar Prabowo.

Reporter: Ameidyo Daud

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN