Penjualan Industri Semen April 2019 Turun 6,69%

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

14/5/2019, 13.32 WIB

Turunnya penjualan industri semen karena menurunnya penjualan di pasar domestik, sedangkan ekspor mengalami kenaikan.

Ilustrasi, semen.
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, semen.

Industri semen nasional mencatatkan penjualan semen, baik domestik maupun ekspor, pada April 2019 sebesar 5,53 juta ton. Jumlah tersebut turun 6,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 5,93 juta ton, serta turun 4% dibandingkan penjualan Maret 2019 yang mencapai 5,73 juta ton.

Berdasarkan data penjualan industri semen yang dirilis oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., turunnya penjualan industri semen terutama disebabkan oleh turunnya penjualan semen secara domestik, sedangkan penjualan semen (semen dan klinker) ke pasar ekspor naik 10,96% menjadi 659 ribu ton.

Penjualan semen di pasar domestik tercatat turun sebesar 8,65% secara tahunan, yaitu dari 5,3 juta ton pada April 2018 menjadi 4,9 juta ton, dan turun 6% dibandingkan penjualan periode Maret 2019 sebesar 5,17 juta ton.

Penjualan semen mengalami penurunan di sejumlah daerah. Di Jawa, penjualan semen turun 9,69% menjadi 2,73 juta ton dari sebelumnya 3,02 juta ton. Turunnya penjualan semen di Jawa disebabkan oleh penurunan penjualan semen di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

(Baca: Akuisisi Holcim Rampung, Penjualan Semen Indonesia Melonjak 24%)

Penjualan semen di Jawa Tengah pada April 2019 anjlok 18,05% secara tahunan, yakni dari 7548 ribu ton pada April 2018 menjadi hanya 618,5 ribu ton. Sementara di Jawa Timur, penjualan semen turun 14,9% dari 743,8 ribu ton menjadi 632,7 ribu ton.

Sementara itu di DKI Jakarta penjualan semen juga mengalami penurunan sebesar 16,47% dari 387 ribu ton pada April 2019 menjadi 323,2 ribu ton. Di provinsi lainnya juga mengalami penurunan penjualan semen seperti Banten yang turun 5,17% dan Jawa Barat yang turun 2,44%.

Hanya penjualan semen di Provinsi Yogyakarta saja yang meningkat, bahkan hingga mencapai 57,78% secara tahunan. Namun, kenaikan tersebut tidak banyak membantu total penjualan semen di Jawa karena volume semen yang dijual pada April 2019 di provinsi ini hanya mencapai 140,0 ribu ton.

Meski begitu, sepanjang 2019 ini (year to date/ytd) penjualan semen meningkat tipis 0,60%. Pada periode Januari-April 2019, volume penjualan semen tercatat 22,48 juta ton, sementara periode yang sama tahun lalu sebanyak 22,35 juta ton. Kenaikan tersebut ditopang oleh penjualan ekspor karena penjualan semen secara domestik turun 2,20% menjadi 20,59 juta ton dari 21,05 juta ton.

(Baca: Triwulan I-2019, Volume Penjualan Semen Indonesia Turun 4%)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan