Tokopedia Dikabarkan Investasi di Empat Startup

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

21/5/2019, 18.49 WIB

Tokopedia baru saja menambahkan fitur baru bernama Tukar Tambah, dengan menggandeng Laku6.

investasi Tokopedia
ilustrasi/Tokopedia
Tokopedia.

Perusahaan e-commerce Tokopedia dikabarkan berinvestasi di empat startup, yakni Sayurbox, Laku6, AnterAja, dan Bridestory. Namun, manajemen Tokopedia enggan menanggapi kabar tersebut.

Padahal, Tokopedia baru saja menambahkan fitur baru bernama Tukar Tambah. Tokopedia menggandeng situs jual beli ponsel bekas Laku6, untuk menyediakan fitur baru tersebut. Lantas muncul isu bahwa Tokopedia berinvestasi di startup tersebut.

Namun Tokopedia enggan menanggapi kabar tersebut. "Kami tidak berkomentar atas rumor pasar,” ujar Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak kepada Katadata.co.id, Selasa (21/5).

(Baca: Tokopedia Resmikan Official Store, Kurasi Lebih 2.000 Toko Pilihan)

Melalui fitur Tukar Tambah ini, pengguna bisa menukar ponselnya dengan yang baru melalui aplikasi Tokopedia. Fitur ini juga memungkinkan pengecekan perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) atas ponsel yang akan ditukar secara online.

Namun, layanan ini baru mencakup pengguna di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan khusus untuk Android. Vendor atau retailer yang berpartisipasi dalam layanan Tukar Tambah ini di antaranya Official Store Erafone, Samsung, Asus, dan Telesindo Shop.

Selain itu, Dealstreetasia melaporkan bahwa Tokopedia dikabarkan dalam pembicaraan dengan Sayurbox untuk akuisisi. Namun, kabar ini dibantah juga oleh Sayurbox. “Ini gosip saja, spekulasi. Kami tidak memberikan komentar,” ujar CEO Sayurbox Amanda Susanti.

(Baca: Selain Gojek, Tokopedia Berpeluang Jadi Decacorn dalam 2 Tahun Lagi)

Sebelumnya, Dealstreetasia juga menyebutkan bahwa Tokopedia berinvestasi di startup logistik AnterAja dan marketplace produk pernikahan Bridestory. Namun Tokopedia juga enggan menanggapi rumor tersebut.

Padahal, Dealstreetasia sempat menyebutkan bahwa Tokopedia bersama dengan Triputra Group dan SF Express dari Tiongkok menyuntikkan modal ke AnterAja sebesar US$ 50 juta. Layanan logistik AnterAja ini juga sudah tersedia di Tokopedia.

Kendati begitu, Tokopedia pernah mengumumkan investasinya di perusahaan asuransi PasarPolis pada 2018 lalu. Selain Tokopedia, Traveloka dan Gojek turut menanamkan modalnya di perusahaan asuransi berbasis digital tersebut.

Saat ini, Tokopedia menggaet sekitar 5,5 juta mitra penjual. Pada 2018, Tokopedia mencatat total transaksi (gross merchandise value/GMV) naik empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya (year on year/yoy).

(Baca: Pernah Jadi Penjaga Warnet, CEO Tokopedia Bagikan Tips Sukses)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan