Proyek Cikarang Bekasi Laut Terkendala Alih Fungsi Lahan

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Pingit Aria

23/5/2019, 19.36 WIB

Cikarang Bekasi Laut (CBL) merupakan proyek pemanfaatan potensi sungai sebagai salah satu jalur transportasi kargo.

Pelabuhan ekspor
Katadata

Proyek Strategis Nasional (PSN) Cikarang Bekasi Laut (CBL) Inland Waterway terkendala alih fungsi lahan pertanian. Hingga saat ini, Kementerian Pertanian belum memberikan rekomendasi terkait alih fungsi lahan itu. Adapun CBL merupakan proyek pemanfaatan potensi sungai sebagai salah satu jalur transportasi kargo.

Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Perhubungan, Kementerian Perhubungan, Cris Kuntadi mengatakan, banyak pihak yang mendukung dan menaruh harapan besar terealisasinya proyek ini. Sebab, kebutuhan moda alternatif selain angkutan darat semakin tinggi.

"Proyek ini menemui jalan buntu, karena terkendala alih fungsi lahan pertanian," ujarnya, dalam siaran pers yang diterima Katadata.co.id, Kamis (23/5).

Rencana awal terminal CBL akan memanfaatkan lahan seluas 52 hektare. Hal ini membuat Kementerian Pertanian khawatir dengan dampaknya, seperti tumbuhnya kawasan industri di sekitar terminal yang saat ini merupakan areal sawah.

(Baca: Strategi Pengelola Tol Cipali Antisipasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran)

Untuk itu Cris mendukung Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) untuk bisa mencapai tahapan penting dalam pelaksanaan proyek CBL pada September mendatang.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) untuk aktif berkoordinasi, baik dengan Kementerian Pertanian maupun Pemerintah Kabupaten Bekasi agar alih fungsi lahan pertanian segera dilakukan.

Setelah ada persetujuan dari Kementerian Pertanian maka Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) dapat menerbitkan Rekomendasi Tata Ruang yang dilanjutkan dengan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

Adapun sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bekasi Nomor 12 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bekasi Tahun 2011-2031 bahwa lahan seluas 35.244 hektare di sekitar lokasi yang direncanakan untuk pembangunan terminal CBL adalah lahan pertanian yang termasuk dalam program Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

(Baca: Sambut Pemudik, Gerbang Tol Cikarang Utama Dipindahkan Mulai 23 Mei)

Reporter: Fariha Sulmaihati

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha