721 Ribu Rumah Tangga Tak Mampu Pasang Listrik, Terbanyak di Jatim

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Martha Ruth Thertina

2/7/2019, 21.40 WIB

Pemerintah mendorong partisipasi badan usaha sektor ESDM untuk membantu rumah tangga tak mampu. 10 perusahaan ikut berpartisipasi.

ribuan rumah tangga belum ada listrik, rasio elektrifikasi 2019
ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Warga memeriksa meteran listrik prabayar di Rumah Susun Benhil, Jakarta, Kamis (19/1/2017)

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan per 1 Juli 2019 terdapat 721.008 rumah tangga yang belum mampu membiayai pemasangan listrik. Akibatnya, rumah belum teraliri listrik, atau sudah teraliri namun dari sambungan listrik rumah lain.

Dirjen Ketenagalistrikan Rida Mulyana mengatakan rumah tangga tak mampu paling banyak yaitu di Jawa Timur 228.742 rumah tangga. "Mereka tidak mampu pasangnya, bukan tidak mampu bayar per bulan," ujarnya di Jakarta, Selasa (2/6).

(Baca: Tak Sesuai Kebutuhan, Megaproyek Listrik 35 Ribu MW Mundur Hingga 2028)

Selanjutnya, Sumatera Utara 80.347, Jawa Tengah 54.887, Lampung 52.659, Sumatera Selatan 43.655, Sulawesi Tengah 33.750, Aceh 32.891, Jawa Barat 22.693, Banten 20.592, Kalimantan Barat 18.547, Nusa Tenggara Timur 15.866, Sulawesi Selatan 13.366, Nusa Tenggara Barat (NTB) 13.555, Sumatera Barat 12.638, Sulawesi Utara 10.495, Maluku 10.240, Gorontalo 9.851.

Kalimantan Selatan 8.703, Riau 8.478, Papua 6.615, Bengkulu 6.434, Jambi 5.988, Sulawesi Tenggara 5.818, Kalimantan Tengah 4.409, Jakarta 3.937, Kalimantan Timur 3.714, Sulawesi Barat 3.610, Yogyakarta 2.784, Papua Barat 2.086, Maluku Utara 2.046, Bangka Belitung 650, Kepuluan Riau 541, Kalimantan Utara 509.

(Baca: PLN Selesaikan Tol Listrik Sumatera 275 kV)

Untuk membantu rumah tangga tak mampu tersebut, Kementerian ESDM mendorong partisipasi badan usaha di sektor ESDM untuk memasang instalasi listrik sederhana, yaitu dengan dua titik lampu dan satu kotak-kontak, sekaligus membantu biaya penyambungan.

Hingga saat ini, terdapat 10 perusahaan yang telah berkomitmen untuk membantu ikut serta dalam program bantuan tersebut. Rinciannya, Cikatang Listrindo memberikan bantuan untuk 11.529 rumah tangga di Jawa Barat, Paiton Energy sebanyak 623 rumah tangga di Jawa Timur. AKR untuk 57 rumah tangga di Kalimantan Barat dan 50 rumah tangga di Kalimantan Timur.

Selanjutnya, Poso Energy untuk 100 rumah tangga di Sulawesi Tengah. Energi Sengkang untuk 831 rumah tangga di Sulawesi Selatan. Geo Dipa untuk 1.531 rumah tangga di Jawa Tengah. Sumber Segera Primadaya untuk 5.066 rumah tangga di Jawa Tengah, 2.000 rumah tangga di NTT, 4.386 rumah tangga di Sulsel, 4.500 rumah tangga di Sumsel.

Kemudian, Jawa Power untuk 750 rumah tangga di Jawa Timur, Lestari Banten Energi untuk 211 rumah tangga di Banten, dan Cirebon Electric Power untuk 37 rumah tangga di Jawa Barat. "Bantuan Cikarang Listrindo sebagai proyek percontohannya, saat ini dalam tahap implementasi di Bekasi," ujar Rida.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha