Kementerian Dorong Industri Kelola Energi Lebih Baik, Bank Siap Danai

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Ratna Iskana

3/7/2019, 14.52 WIB

Kementerian ESDM kembali menggelar Subroto Award untuk memacu pelaku industri memperbaiki manajemen energinya.

Kementerian ESDM, energi baru terbarukan
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, logo Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kementerian ESDM menyatakan, penggunaan panel surya atap bisa menghemat 30% kebutuhan energi pelaku industri.

Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong pelaku industri melakukan manajemen energi. Tujuannya, mengurangi emisi sesuai komitmen Indonesia dalam Paris Agreement.

Direktur Konservasi Kementerian ESDM Hariyanto mengatakan, semakin tinggi kebutuhan energi suatu industri, manajemen energinya harus semakin baik. Dengan manajemen energi yang baik semestinya industri juga akan diuntungkan karena biaya konsumsi energi bakal berkurang.  

"Misalnya pasokan listrik bisa digantikan dengan panel surya atap, itu bisa menghemat 30% dari kebutuhan energi," ujarnya di Gedung Ditjen EBTKE, Jakarta, Rabu (3/7).

Menurut dia, pelaku industri tak perlu khawatir dengan pendanaan untuk merancang penghematan energi semacam itu. Sebab, perbankan nasional sudah menyediakan pembiayaan khusus untuk proyek green energy

Pihaknya sedang membahas dengan Otoritas Jasa Keungan agar pelaku industri bisa lebih mudah mendapatkan pendanaan. "Kami sedang usahakan," ujarnya.

(Baca: Penerapan Industri Hijau Hasilkan Penghematan Energi Rp 1,8 Triliun)

Untuk memacu pelaku industri memperbaiki manajemen energinya, Kementerian ESDM mengadakan ajang tahunan yaitu penghargaan "Subroto Award Bidang Efesiensi Energi". Ajang ini sudah digelar sejak 2012.

Haryanto menjelaskan, terdapat 112 peserta yang mengikuti ajang ini tahun lalu. PT Pupuk Kaltim, PT Pertamina Hulu Energi, dan Kementerian Perikanan dan Kelautan memenangkan penghargaan ini, selain memenangkan penghargaan di tingkat Asia Tenggara dalam ajang Energy Management Leadership Award

Tahun ini, pemerintah menargetkan jumlah peserta meningkat 1,5 kali lipat. Untuk menentukan pemenang, Kementerian ESDM bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Kategori yang dilombakan oleh Kementerian ESDM yaitu:
1. Kategori bangunan gedung hemat energi, dengan subsektor, gedung baru, gedung retrofitted, gedung tropis, inovasi khusus, dan green building yang terdiri dari gedung kecil, menengah, serta gedung besar.
2. Kategori manajemen energi pada industri dibangunan gedung dengan enam sub kategori, yaitu gedung kecil dan menengah, gedung besar, industri kecil dan menengah, industri besar, inovasi khusus industri, dan inovasi khusus gedung.
3. Kategori penghematan energi di instalasi pemerintah, dengan dua sub kategori yaitu pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

(Baca: Target Bauran Energi Terbarukan 23% pada 2025 Sulit Tercapai

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha