Ma’ruf Amin Kunjungi JK, Bahas Tugas Wapres, Sarung, dan Diberi Buku

Penulis: Michael Reily

Editor: Yuliawati

4/7/2019, 12.59 WIB

JK memberikan Ma’ruf sebuah tas penuh dokumen serta buku tentang kenegaraan dari sudut pandang Islam.

Ma'ruf Amin bertemu JK
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) menunjukkan dokumen yang akan diserahkan kepada Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin (kiri) usai pertemuan di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Wakil Presiden terpilih 2019-2024 Ma’ruf Amin mengunjungi Kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Medan Merdeka Utara, Kamis (4/7) pagi. Ma’ruf mempelajari tugas, pokok, dan fungsi serta kegiatan yang berhubungan dengan pekerjaan wakil presiden dari JK.

Ma’ruf tiba di Kantor Wakil Presiden sekitar pukul 09.50 WIB. JK pun langsung menyambut kedatangan penerusnya dengan bersalaman. Lalu, sambil tersenyum, kedua orang itu menyapa awak media yang telah menunggu.

(Baca: Ma’ruf Amin, Profesor Ekonomi Syariah Pendamping Jokowi di Kursi RI 2)

Kemudian, Ma’ruf pun masuk ke dalam ruang kerja JK. Di sana, kedua orang berdiskusi tentang tugas wakil presiden selama sekitar satu jam. Setelah itu, mereka memberikan penjelasan kepada wartawan.

JK menyatakan pertemuan tersebut bentuk silahturahmi. “Saya menjelaskan tugas wakil presiden, tugas utama dan inisiatif, dan juga bagaimana menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

JK juga memberikan keterangan tentang persoalan yang sedang Indonesia hadapi secara global. Menurutnya, permasalahan paling sulit adalah ekonomi dan sosial karena butuh komitmen secara regional.

Namun, dia meminta presiden dan wakil presiden tetap bekerja sama. Sehingga, JK menjelaskan proses pengenalan pekerjaan wakil presiden kepada Ma’ruf jadi langkah yang tepat.

(Baca: Ekonom: Tugas Makin Berat, Tim Ekonomi Jokowi Perlu Dirombak Total)

Dia mengungkapkan pemerintahan yang baik harus tetap berlanjut. “Pemerintahan tidak boleh berhenti dan tidak boleh terpisah-pisah, harus berlanjut. Kebijakan boleh berbeda tetapi sistem pemerintahannya harus berjalan,” ujar JK.

Dia memberikan Ma’ruf sebuah tas penuh dokumen serta buku tentang kenegaraan dari sudut pandang Islam. Beberapa judul dokumen tentang Hak Protokol, Keuangan, dan Administrasi Wakil Presiden; Paparan Organisasi dan Tata Kerja Wakil Presiden; serta dokumen permasalahan ekonomi.

Ma’ruf merasa senang mendapatkan pelajaran dari JK. “Saya dapat banyak informasi dari Pak JK, terima kasih, karena penting sekali untuk gambaran apa yang menjadi tugas wapres dan apa yang dihadapi oleh bangsa dan negara,” katanya.

Ma’ruf pun memuji inisiatif JK sebagai wakil presiden. Apalagi, wakil presiden juga sering menjadi penanggung jawab dalam rapat kabinet. Dia mengaku akan mempelajari dokumen untuk menjalankan tugas sebagai wakil presiden.

(Baca: Menang Pilpres, Ini PR Jokowi di Pemerintahan Periode Kedua)

Ma’ruf juga bercerita tentang sarung yang dia kenakan. Dia masih belum tahu apa akan menggunakan sarung setelah jadi wakil presiden. Yang jelas dia menekankan belum ada larangan tentang wakil presiden menggunakan sarung.

“Karena saya suka pakai sarung ya nyaman, tapi pakai celana juga siap, jadi pakai apa saja siap,” ujar Ma’ruf. Pernyataan itu pun mengundang senyum JK dan gelak tawa wartawan.

Setelah itu, JK mengantar Ma’ruf ke kendaraan. Sambil melambaikan tangan, rombongan mobil pun berjalan meninggalkan Kantor Wakil Presiden.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan