Musim Haji, Pertamina Perkirakan Kebutuhan Avtur Naik 11%

Penulis: Sorta Tobing

7/7/2019, 10.03 WIB

Saat musim haji, Pertamina memperkirakan kenaikan konsumsi avtur tertinggi terjadi di Bandara Kualanamu, Bandara Adi Sumarno, dan Bandara Sepinggan.

musim haji 2019
Arief Kamaludin|Katadata
PT Pertamina (Persero) menghitung kebutuhan avtur untuk musim haji tahun ini naik 11% menjadi 89 juta liter dibandingkan 2018.

PT Pertamina (Persero) menghitung kebutuhan avtur untuk musim haji tahun ini naik 11% menjadi 89 juta liter dibandingkan 2018. Saat ini perusahaan sudah menyiapkan tambahan pasokan bahan bakar pesawat itu di 12 bandar udara (bandara) embarkasi.

Vice President Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan tambahan pasokan avtur ini merupakan upaya perseoran untuk memastikan perjalanan jamaah haji terlaksana dengan aman dan nyaman. “Kami telah melakukan beberapa upaya untuk memastikan kebutuhan avtur selama musim haji ini dapat terpenuhi dengan baik,” katanya dalam siaran pers hari ini, Minggu (7/7).

Kenaikan konsumsi tertinggi, menurut dia, akan terjadi di Bandara Kualanamu (Medan) sebesar 58%. Lalu, Bandara Adi Sumarno (Solo) diperkirakan konsumsi avturnya naik 38%. Terakhir, Bandara Sepinggan (Balikpapan) sebesar 16%.

Pertamina juga menyiapkan tambahan armada dan petugas di setiap bandara. Untuk kelancaran operasional, perusahaan berkoordinasi dengan maskapai, pengelola bandara, dan pemerintah daerah. “Mudah-mudahan dengan dukungan Pertamina penerbangan jamaah haji ke Tanah Suci berjalan lancar,” ucap Fajriyah.

(Baca: Menag: Tambahan 10 Ribu Kuota Haji Akan Diprioritaskan untuk Lansia)

Pertamina Perbesar Stok Avtur di Bandara Juanda dan Lombok

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V sebelumnya memproyeksi peningkatan konsumsi avtur untuk penerbangan haji 2019 melalui Bandara Juanda Surabaya dan Bandara Internasional Lombok (BIL). Unit Manager Communication & CSR MOR V Rustam Aji mengatakan, konsumsi avtur untuk pemberangkatan haji melalui Bandara Juanda diperkirakan naik 2,3 % atau seratus kiloliter (KL) per penerbangan.

Sedangkan konsumsi avtur di BIL meningkat sebesar 11 % atau mencapai 122 KL per penerbangan. “Estimasi kami, kebutuhan total avtur untuk penerbangan haji 2019 di Juanda sebesar 16.885 KL dan di Lombok sebesar 2.705 KL,” kata Rustam dalam keterangan tertulisnya pada Kamis lalu.

(Baca: Pertamina Prediksi Penyaluran Avtur Naik 4% Selama Musim Haji)

Peningkatan konsumsi avtur di dua bandara tersebut karena penambahan dua kloter jemaah haji dari Surabaya dan satu kloter dari Lombok. Totalnya terdapat 85 kloter jemaah haji yang berangkat melalui Bandara Juanda dan 11 kloter jemaah haji melalui Bandara Internasional Lombok.

 “Pertamina akan menjamin ketersediaan avtur dan mengoptimalkan ketepatan waktu pengisian ke pesawat,” ujarnya.

Pertamina meningkatkan persediaan avtur di Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udara (DPPU) Juanda selama Juli sampai September menjadi 1.075 KL per hari, naik 10 % dari persediaan normal sebesar 975 KLper hari . Untuk DPPU BIL, persediaan avtur ditingkatkan menjadi 102 KL per hari, naik 52 % dari normal 67 KL per hari.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan