Keputusan Destry Jadi Deputi Gubernur Senior BI Ditentukan Esok

Penulis: Agatha Olivia Victoria

Editor: Sorta Tobing

10/7/2019, 19.03 WIB

Esok, sebelum voting, seluruh fraksi Komisi XI DPR akan menyampaikan padangan soal layak atau tidak Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior BI.

Destry damayanti jadi deputi gubernur senior bi
KATADATA/Arief Kamaludin
Destry Damayanti, Calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia

Komisi XI DPR melakukan rapat internal usai menerima masukan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Rapat internal ini membahas pelaksanaan keputusan layak atau tidaknya Destry Damayanti calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) periode 2019-2024.

Ketua Komisi XI DPR Melchias Mekeng mengatakan, keputusan finalnya akan dilakukan pada esok hari. "Besok jam tiga sore akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan para Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi)," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/7).

Ia menjelaskan, saat rapat internal tadi, para anggota tidak bisa membuat keputusan karena belum diberikan mandat oleh masing-masing fraksi untuk memberikan pandangan.

Rencananya, esok hari, setelah seluruh fraksi menyampaikan padangan, akan dilakukan penentuan pilihan melalui aklamasi atau voting. Melchias pun memastikan keputusan harus dilakukan esok hari mengingat akan ada kunjungan kerja pada hari Senin depan.

Selain itu, setelah voting, harus terdapat jeda waktu satu minggu sebelum diserahkan ke rapat paripurna. "Terus nanti dari paripurna buat surat ke pemerintah dan sebagainya," ucap dia.

(Baca: Komisi XI DPR Anggap Destry Damayanti Memenuhi Kriteria DGS BI)

Surat tersebut nantinya bertujuan untuk dijadikan penyesuaian Keputusan Presiden (Keppres). Setelah Keppres dikeluarkan, akan dijadwalkan pelantikan calon Deputi Gubernur Senior BI yang baru.

Melchias memastikan pula, seluruh proses ini akan dilakukan sebelum Deputi Gubernur Senior BI yang lama, Mirza Adityaswara, habis periodenya. Adapun Mirza akan habis masa jabatannya pada 25 Juli 2019.

PPATK sebelumnya menilai tidak ada transaksi yang mencurigakan dalam rekening Destry. "Untuk basis data sudah kami sampaikan ke Komisi XI DPR. Sejauh ini catatan kami tidak ada transaksi yang luar biasa dalam rekening Destry," kata Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin.

Hasil rapat antara PPATK dan komisi keuangan DPR ini akan menjadi pertimbangan dalam memutuskan layak atau tidaknya Destry menjadi DGS BI. “Kecuali kalau mereka (Komisi XI) melakukan pendalaman lebih lanjut," kata Badar.

(Baca: Diputuskan Esok, Destry Damayanti Didukung DPR dan Bankir Jadi DGS BI)

Reporter: Agatha Olivia Victoria

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha