Imbas Perang Dagang, 2 Pabrikan Mobil Listrik Tiongkok Relokasi ke RI

Penulis: Ekarina

11/7/2019, 12.25 WIB

Dua pabrikan mobil listrik asal Negeri Tirai Bambu, yaitu BYD dan JAC dikabarkan berminat merelokasi pabriknya ke Indonesia.

produsen mobil listrik, relokasi pabrik mobil listrik Tiongkok, BYD, JAC
Arief Kamaludin|KATADATA
Dua produsen mobil listrik asal Tiongkok, yakni BYD dan JAC dikabarkan berminat merelokasi pabriknya ke Indonesia.

Perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS) turut berimbas terhadap sektor otomotif Tiongkok. Dua pabrikan mobil listrik asal Negeri Tirai Bambu, yaitu BYD dan JAC yang dikabarkan berminat memindahkan atau merelokasi pabrik mereka ke Indonesia seiring dampak sengketa dagang tersebut. 

Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman, Ridwan Djamaluddin mengatakan, minat tersebut terungkap saat kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ke Tiongkok pekan lalu.

"Mobil listrik mau relokasi, yaitu BYD dan JAC. BYD itu mobil yang kerja sama dengan Bluebird sedangkan JAC itu ukuran kelas mobilnya satu tingkat di bawah BYD, tapi itu besar (juga)," katanya. 

(Baca: Menteri Luhut Janjikan Aturan Pelonggaran Impor Mobil Listrik)

Menurut Ridwan, pembicaraan mengenai wacana relokasi telah beberapa kali dilakukan. Keduanya, bahkan sudah masuk ke Indonesia dan bermitra dengan swasta.

Namun, kedua perusahaan tersebut masih enggan mengungkapkan kisaran nilai investasi yang akan ditanamkan di Indonesia. "Mereka tidak mengungkapkan angka tapi sudah menyatakan minat. Syaratnya jelas dan lokasinya ada. Perpres sedang ditunggu," kata Ridwan. 

Meski belum ada informasi spesifik mengenai lokasi pabrik, Jawa Barat ditawarkan sebagai salah satu opsi karena pusat industri otomotif Indonesia sebagian besar ada di sana. "Tapi kalau dia mau mendekatkan sama sumber baterainya bisa juga di luar (Jawa) sana," ujarnya.

(Baca: Toyota Investasi Rp 28 Triliun untuk Bangun Mobil Listrik di Indonesia)

Pekan lalu, Menko Luhut bertolak ke Tiongkok guna mengunjungi sejumlah pabrik. Hal itu dilakukan untuk memastikan investasi para pengusaha negeri tirai bambu ke Tanah Air juga bisa terealisasi dengan baik seperti halnya di negara asalnya.

Pabrik yang dikunjungi Luhut di antaranya, yakni pabrik baterai mobil listrik, pabrik mobil listrik hingga pabrik pengolah limbah serta bertemu dengan sejumlah pengusaha.

 

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan