Kenaikan Harga Emas Dunia Berlanjut, Emas Antam Tertinggi Sejak 2017

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Martha Ruth Thertina

11/7/2019, 10.01 WIB

Harga emas disebut lebih memiliki sisi positif dibandingkan sisi negatif.

harga emas hari ini, harga emas antam hari ini
ANTARA FOTO/ARI BOWO SUCIPTO
Pramuniaga menunjukkan emas batangan untuk investasi di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur.

Harga emas global kembali naik setelah Gubernur bank sentral AS Jerome Powell memberikan sinyal kuat tentang potensi pemangkasan suku bunga acuan. Harga emas global yang kini bertengger di atas 1.400 per ounce merupakan yang tertinggi dalam enam tahun. Harga emas Antam ikut terkerek.

Mengutip data Bloomberg, harga emas untuk pengiriman tercatat sebesar US$ 1.424 per ounce, naik dibandingkan perdagangan sebelumnya. Sedangkan emas Comex untuk kontrak penjualan Agustus 2019 berada di level US$ 1.426 per ounce atau naik 0,97% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Dalam pidatonya beru-baru ini, Powell kembali menyoroti berlanjutnya ketidakpastian global yang bisa melemahkan ekonomi AS. “Ketidakpastian seputar tensi dagang dan kekuatan ekonomi global terus membebani outlook ekonomi AS,” kata dia, seperti dikutip Washington Post.

(Baca: [Video] Harga Emas Naik Seiring Kekhawatiran Ekonomi Global)

Pelaku pasar menilai pernyataan ini memperkuat potensi pemangkasan bunga acuan bulan ini. Analis Pasar Senior Oanda Corp Edward Moya mengatakan sekarang isunya bukan lagi apakah bank sentral AS akan memangkas bunga acuan, tetapi seberapa banyak bunga acuan akan dipangkas.

“The Fed secara historis suka memberikan pelonggaran dan memotong 50 basis poin," kata dia. Seiring perkembangan ini, indeks dolar AS turun. Dan sebagaimana biasanya, harga emas bergerak sebaliknya.

(Baca: Sepekan Melantai di Bursa, Ada yang Cuan 600 % dari 13 Emiten Baru)

Manajer Portofolio di BlackRock Global Russ Koesterich mengatakan harga emas lebih memiliki sisi positif dibandingkan sisi negatif. Martin Lakos selaku Direktur Divisi di Macquarie Wealth Management Bank memproyeksikan harga emas bisa mencapai $ 1.450 per ounce pada kuartal pertama atau kedua tahun 2020.

Seiring kenaikan harga emas global, emas Antam ikut terekerk naik. Harga beli emas Antam tercatat 674.517 per gram pada Kamis (11/7) pagi, naik Rp 6.054 dibandingkan perdagangan sebelumnya yaitu Rp 668.463 per gram.

Berdasarkan indogold.com, kisaran harga emas saat ini paling tinggi sejak 2017. Pada Januari 2017 harga emas Antam tercatat Rp 494.500 per gram. Pada Januari 2018 sebesar Rp 566.000 per gram, dan awal 2019sebesar Rp 598.000 per gram.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN