PGN Alirkan Gas Bumi Untuk Industri Kapur di Majalengka

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

11/7/2019, 04.00 WIB

PGN akan mengalirkan gas bumi kepada CV Salsabila sebesar 114.000 - 132.000 m3 per bulan dengan jangka waktu selama 4 tahun.

Perusahaan Gas Negara (PGN)
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, Perusahaan Gas Negara (PGN). Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah lebih dari 2.456 kilometer (km) dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95% dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengalirkan gas (gas in) ke CV Salsabila, perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan batu gunung menjadi kapur di Majalengka, Cirebon, Jawa Barat. CV Salsabila menjadi pelanggan baru PGN di Area Penjualan Cirebon setelah menandatatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan volume pemakaian gas bumi 114.000 - 132.000 meter kubik (m3) per bulan dengan jangka waktu selama 4 tahun. 

Sales Area Head PGN Cirebon, Makmuri mengatakan, mengalirnya gas ke perusahaan tersebut merupakan sebuah terobosan bagi PGN.  Alasannya, CV Salsabila menjadi satu-satunya industri kapur yang ada di Indonesia yang menggunakan gas bumi untuk pembakaran kapurnya.

"Periode penyaluran mulai dari gas in  pada Juli 2019 hingga 31 Maret 2023," kata Makmuri dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7).

Lebih lanjut ia mengatakan, CV Salsabila membutuhkan bahan bakar dari gas bumi untuk membantu proses pembakaran batu gunung menjadi kapur. Kapur yang dihasilkan tersebut kemudian digunakan sebagai campuran bata ringan, pengolahan limbah industri, dan kebutuhan industri lainnya.

(Baca: PGN Ingin Menyerap Produksi Gas Blok Masela)

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengatakan, gas bumi masih menjadi alternatif sumber energi yang dapat membantu mendorong daya saing dalam negeri. Apalagi, saat ini industri dituntut untuk semakin efisien dalam penggunaan bahan bakar.

Rachmat memastikan, PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional. Pada 2018, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 2.456 kilometer (km) dan saat ini mencapai lebih dari 9.909 km atau setara dengan 95% dari jaringan pipa gas bumi hilir nasional.

Dari infrastruktur tersebut, PGN telah menyalurkan gas bumi ke 1.739 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, dan rumah sakit), dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta jaringan gas untuk 177.710 pelanggan rumah tangga. Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong, Papua Barat.

(Baca: Penjualan Naik, PLN Catat Laba Bersih Rp 4,2 Triliun di Kuartal I-2019)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN