PLN Siapkan Lelang Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Angin Baru

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Safrezi Fitra

13/7/2019, 13.12 WIB

Selain itu, terdapat 157 lokasi potensial untuk pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dengan total kapasitas 4.700 MW yang akan dilelang PLN.

PLN akan lelang proyek pembangkit listrik tenaga angin, pltb, pembangkit energi terbarukan, pln, pembangkit listrik
YOUTUBE
Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTB)

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang mempersiapkan proses pengadaan untuk pembangunan baru Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Pembangkit energi terbarukan ini akan dibangun di beberapa daerah di Jawa dan luar Jawa.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Harris mengungkapkan rencana ini. Namun, dia belum bisa menjelaskan secara pasti di mana lokasinya.

Selain itu, terdapat 157 lokasi potensial untuk pembangunan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) dengan total kapasitas 4.700 Megawatt (MW) yang akan dilelang oleh PLN. " Selain 75 PPA (Perjanjian Jual Beli Listrik) 2017-2018 dengan kapasitas total lebih dari 1.500 MW, terdapat 157 potensi proyek EBT yang akan dilelang," kata Harris, kepada Katadata.co.id, Jumat (12/7).

(Baca: Tak Ada Kebutuhan, PLN Setop Beli Listrik dari PLTB Selama Dua Tahun)

Meski hingga 2020 belum ada PLTB yang akan direncanakan beroperasi secara komersial (Commercial on Date/ COD), namun ia mengatakan dalam waktu dekat ini akan ada tambahan kapasitas untuk PLTB Sidrap Ekspansi. Pembangkit ini terletak di Sindereng Rappang, Sulawesi Selatan.

PLTB Sidrap sebelumnya sudah beroperasi sejak akhir Maret 2018 dengan total kapasitas 75 MW. Kapasitas tersebut dihasilkan dari 30 Wind Turbin Generator atau kincir angin dengan tinggi masing-masing mencapai 80 meter dan panjang baling-baling 57 meter. Satu kincir anginnya mampu menggerakkan turbin berkapasitas 2,5 MW.

(Baca: Proyek 35 Ribu MW Mundur, Pasokan Listrik Diperkirakan Tidak Defisit)

Proyek PLTB ini dikembangkan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan investasi senilai US$ 150 juta. PT UPC Sidrap Bayu Energi merupakan konsorsium yang terdiri dari UPC Renewables Asia I, UPC Renewables Asia III, Sunedison dan Binatek Energi Terbarukan.

Pembangunan proyek ini dilakukan dalam waktu 2,5 tahun atau sejak Agustus 2015. Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) PLTB Sidrap ini mencapai 40 persen.

(Baca: Tunggu Kabinet Baru, RUU Energi Terbarukan Dapat Selesai dalam Setahun)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan