JK Dukung Digitalisasi Donasi ke Masjid Lewat Gopay

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Pingit Aria

18/7/2019, 11.11 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla juga merupakan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia.

Papan iklan yang memuat QR Code untuk bersedekah melalui Go-Pay di Stasiun Cikini, Jakarta, Kamis (24/5).
Katadata/Desy Setyowati
Papan iklan yang memuat QR Code untuk bersedekah melalui Go-Pay di Stasiun Cikini, Jakarta, Kamis (24/5).

Gopay mengumumkan kerja sama strategis dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mendorong digitalisiasi masjid di Indonesia, salah satunya dengan memperkenalkan donasi digital melalui QR Code. Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DMI menyebut bahwa hadirnya donasi digital dapat mempermudah masyarakat.

Ia mengatakan, kerja sama seperti ini akan membuat uang tunai di kantong masyarakat akan berkurang dan semua transaksi mulai dari makanan dan sebagainya akan menggunakan ponsel. "Bahkan, menyumbang ke masjid pun akan semakin mudah (dengan donasi digital),” ujar JK melalui siaran pers, Rabu (17/7).

Ia melanjutkan, tugas dan tujuan dibentuknya DMI adalah untuk meningkatkan ibadah dengan meningkatkan fasilitas, organisasi, dan pelaksanaan masjid menjadi lebih baik, salah satunya melalui kemudahan dalam berdonasi. Selain itu, ia berharap kolaborasi itu juga akan mempermudah hubungan antarmasjid dan usaha kecil menengah (UKM) dalam mengembangkan potensi usahanya. "Nantinya, jemaah yang sedang membuat usaha bisa dibantu dengan jalur-jalur pemasaran Gojek juga,” ujarnya.

(Baca: LinkAja Hadir di Gojek, Go-Pay Optimistis Transaksi Tak Tergerus)

CEO Gopay Aldi Haryopratomo mengatakan, perusahaannya berkomitmen untuk memudahkan kehidupan masyarakat, termasuk dalam beribadah dan berdonasi. Bahkan, selama lebih dari satu tahun ini perusahaannya telah mengembangkan potensi donasi digital melalui program Gopay for Good. 

"Kami harap dengan terjalinnya kerja sama ini, semakin banyak masyarakat yang berdonasi, dan pengurus masjid juga dimudahkan dengan pengumpulan donasi yang aman dan transparan," ujar Aldi.

Grafik:


Ia menambahkan,  bahwa dalam jangka panjang donasi digital memiliki potensi untuk turut membangun Indonesia yang lebih sejahtera secara merata. “Kami berharap bahwa melalui kolaborasi antara Gopay dan DMI ini, dapat membantu memaksimalkan potensi digitalisasi masjid serta menjadi jembatan bagi masyarakat untuk saling membantu satu sama lain,” ujarnya.

(Baca: LinkAja Segera Masuk Aplikasi Gojek)

Adapun, inovasi donasi digital di masjid mulai diperkenalkan Gopay sejak Mei 2018 lalu. Saat ini donasi digital dengan QR Code Gopay telah dimanfaatkan oleh lebih dari 300 masjid dan yayasan nirlaba. Bahkan, tercatat transaksi donasi melalui platform-nya meningkat 400 kali lipat sejak Juli tahun lalu.

Potensi donasi digital di Indonesia sendiri pun cukup tinggi. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) tahun 2018 mencatat, potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 232 triliun, di mana itu belum termasuk potensi infak dan sedekah. Rata-rata masjid yang menerima donasi digital lewat QR Code pun mengalami kenaikan dua kali lipat sejak menjadi rekan donasi Gopay for Good. 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN