Lebih Tinggi dari Nasional, Ekonomi Sumut Diperkirakan Tumbuh 5,4%

Penulis: Agatha Olivia Victoria

Editor: Sorta Tobing

19/7/2019, 18.21 WIB

Menurut BI, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada 2019 didorong oleh perbaikan kinerja konsumsi pemerintah, ekspor antardaerah, dan berkurangnya impor.

pertumbuhan ekonomi 2019
ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi
Pengendara sepeda motor melintas di lokasi proyek pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai seksi III, di Deli Serdang, Sumatera Utara. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi di provinsi itu pada 2019 mencapai 5,4%.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara Wiwiek Siswo Widayat memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada 2019 tumbuh lebih baik dibandingkan 2018. "Perekonomian Sumatera Utara diperkirakan tumbuh mencapai 5,4% atau di kisaran 5%-5,4% secara tahunan (year on year/yoy)," ujarnya di Hotel Adimulia, Medan, Jumat (19/7).

Pertumbuhan ekonomi itu didorong oleh perbaikan kinerja konsumsi pemerintah, ekspor antardaerah serta berkurangnya tekanan impor. Selama ini, dengan kapasitas perekonomian terbesar keenam di Indonesia dan tertinggi di wilayah Sumatera, pertumbuhan provinsi itu selalu tumbuh di atas nasional. 

Tercatat, pada triwulan I-2019 pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara tumbuh cukup kuat mencapai 5,3% secara tahunan. Nilainya lebih tinggi dari tingkat nasional yang mencapai 5,07%.

"Realisasi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara di triwulan I-2019 ditopang oleh perbaikan kinerja sektor konstruksi," kata Wiwiek. Sektor ini terakselerasi oleh berlanjutnya pembangunan proyek-proyek infrastruktur pemerintah yang bersifat multiyears.

(Baca: Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun Ini Diprediksi Tak Capai Target 5,2%)

Dari sisi permintaan, perekonomian Sumatera Utara masih ditopang oleh permintaan domestik, konsumsi pemerintah yang sejalan dengan realisasi bantuan sosial, dan belanja barang. Selain itu, pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan investasi juga masih cukup baik seiring dengan konsumsi masyarakat pasca momen perayaan Natal dan Tahun Baru.

Secara historis, realisasi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara triwulan I-2019 merupakan yang tertinggi sejak 2014. Adapun pertumbuhan ekonominya juga menunjukkan kualitas yang semakin baik dalam tiga tahun terakhir. Pembangunan yang terus dilaksanakan di berbagai daerah berdampak positif terhadap penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran. 

Wiwiek mengatakan, tingkat kemiskinan menurun dari 9,85% di tahun 2015 menjadi 8,94% di 2018. "Sementara, tingkat pengangguran terbuka juga menurun dari 6,7% di 2015 menjadi 5,56% di 2018," ucap dia.

Namun, disparitas pertumbuhan ekonomi antar kabupaten/kota masih terlihat. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara masih ditopang oleh lima kabupaten/kota khususnya yang berada di pesisir timur. Perekonomian kota Medan, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, dan Batubara mendominasi perekonomian di sana.

 (Baca: BI Taksir Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Tertahan di Kisaran 5,07%)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN