Ditopang Avanza, Toyota Catat Penjualan 6.128 Mobil di GIIAS 2019

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Ekarina

29/7/2019, 14.11 WIB

Untuk lima besar penjualan, Toyota Avanza menempati urutan pertama dengan jumlah pemesanan sebanyak 1.310 unit kendaraan

Ilustrasi mobil Toyota di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD,  Tangerang,  Banten (18/7/2019).
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi mobil Toyota di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD,  Tangerang,  Banten (18/7/2019).

Agen Pemegang Merek (APM) Toyota Astra Motor (TAM) mencatatkan penjualan mobil sepanjang  Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019 mencapai 6.128 unit. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan realisasi penjualan Toyota pada GIIAS tahun sebelumnya yakni sekitar lima ribu unit kendaraan.

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto mengatakan  penjualan Toyota pada GIIAS 2019, sebagian besar masih disumbang dari varian Avanza. 

"Selama 11 hari, Toyota mengantongi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 6.128 unit. Yang mana untuk lima besar penjualan, Toyota Avanza menempati urutan pertama dengan jumlah  pemesanan sebanyak 1.310 unit kendaraan," kata dia kepada katadata.co.id, Senin (29/7).

(Baca: Mitsubishi Capai Penjualan 4.055 Unit di GIIAS 2019, Terbanyak Xpander)

Selain Toyota, jenis mobil penumpang lain yang juga mencatat penjualan terbesar lainnya yakni Kijang Innova 1.091 unit, diikuti Toyota Rush 1.046 unit, Toyota Calya 1.022 unit dan Toyota Fortuner 618 unit. 

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo),  hingga semester I 2019, Toyota masih menggenggam pangsa pasar terbesar domestik sekitar 32,2 dengan total penjualan 155.139 unit.

Daihatsu membuntuti peringkat Toyota sebagai merek dengan jumlah penjualan terbesar kedua domestik dengan angka  87.023 unit pada semester I 2019. Namun, penjualan keduanya masing-masing turun 4,5% dan 9,06% di semester I 2019.

Setali tiga uang, tiga merek lain yang juga masuk dalam jajaran lima besar penjualan mobil nasional juga mencatat penurunan. Penjualan Mitsubishi -9,7% diikuti Honda -22,6% dan Suzuki -23,5%.

(Baca: Penjualan Mobil Domestik Merosot 13% di Semester I 2019)

Sekretaris Umum Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO), Kukuh Kumara memperkirakan industri otomotif diprediksi masih akan tumbuh dengan target penjualan di kisaran 1,1 juta unit mobil, atau tidak berbeda jauh dibandingkan capaian penjualan mobil 2018 sebesar 1,15 juta unit. Pembangunan infrastruktur jalan dari barat hingga timur Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu katalis pertumbuhan industri.

Kukuh mengatakan pembangunan infrastruktur di darat berperan penting mendorong pertumbuhan ekonomi serta penjualan kendaraan. Sebab, dengan pembangunan yang merata menyebabkan aktivitas ekonomi di daerah menggeliat dan daya beli meningkat. "Pada 2019 prediksinya penjualan mobil baru akan mencapai 1,1 juta unit dengan target produksi 1,3 juta unit," ujarnya, Jumat (21/6).

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN