WhatsApp Bakal Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Akhir Tahun Ini

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Happy Fajrian

29/7/2019, 09.53 WIB

Layanan tersebut bernama WhatsApp Pay yang akan diluncurkan pertama kali di dunia di India pada akhir tahun ini.

Aplikasi pesan singkat WhatsApp akan meluncurkan layanan pembayaran digital, WhatsApp Pay pada akhir tahun ini di India.
PXHERE.COM
Aplikasi pesan singkat WhatsApp akan meluncurkan layanan pembayaran digital, WhatsApp Pay pada akhir tahun ini di India.

WhatsApp akan merilis fitur pembayaran digitalnya (digital payment) yang diberi nama WhatsApp Pay di India akhir tahun ini. Aplikasi pesan singkat tersebut memastikan bahwa perusahaannya akan mematuhi peraturan yang diterapkan oleh bank sentral di negara setempat dan menjaga kerahasiaan data penggunanya.

Kepala WhatsApp Global Will Cathcart mengatakan, peluncuran WhatsApp Pay bertujuan untuk meningkatkan inklusi digital di India. "Kami dapat meluncurkan layanan (pembayaran) di seluruh negeri akhir tahun ini setelah memenuhi peraturan," ujarnya seperti dikutip dari Hindustan Times, Minggu (28/7).

Adapun, layanan peer-to-peer berbasis Unified Payments Interface (UPI) tersebut pertama kali diumumkan pada Februari tahun lalu dalam mode uji coba (beta version) terhadap 1 juta orang. Namun, peluncuran resmi layanan WhatsApp Pay terhenti setelah perusahaan itu dikabarkan gagal memenuhi pedoman kerangka pembayaran digital dari regulator perbankan India.

Pasalnya, WhatsApp, yang diperkirakan memiliki 1,5 miliar pengguna di seluruh dunia, memiliki kontroversi di India terkait penyimpanan dan privasi data penggunanya. Sebelumnya India bersikeras agar penyimpanan data pengguna layanan tersebut tetap harus berada di negaranya.

(Baca: Instagram, Facebook, dan WhatsApp Bermasalah Lagi di Seluruh Dunia)

Oleh karena itu, WhatsApp mengatakan kepada Mahkamah Agung bahwa mereka akan mematuhi norma-norma Reserve Bank of India (RBI) tentang pelokalan data sebelum meluncurkan layanan pembayaran tersebut secara penuh.  

Adapun, WhatsApp memutuskan untuk meluncurkan layanan pembayaran pertamanya di India karena negara tersebut merupakan pasar terbesar dengan 400 juta penggunaan. "Pembayaran WhatsApp akan memudahkan membayar seseorang di WhatsApp seperti mengirim pesan," ujar Catchcart seperti dikutip dari Economic Times, Sabtu (27/7).

Menurutnya, layanan itu sangat penting untuk mempercepat inklusi keuangan di India dan membawa jutaan lebih masyarakat ke dalam ekonomi digital negara yang tumbuh cepat. Ia pun tak sabar untuk memberikan layanan pembayaran tersebut kepada penggunanya di seluruh India tahun ini.

Setelah diluncurkan, WhatsApp Pay akan bersaing dengan perusahaan pembayaran digital lokal Paytm dan Phonepe dan raksasa global seperti Amazon Pay dan Google Pay.

(Baca: LinkAja, OVO, atau Go-Pay: Mana yang Anda Pilih?)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan