Jokowi Bersama Koalisi Akan Bahas Potensi Gerindra Dapat Kursi Menteri

Penulis: Desy Setyowati

8/8/2019, 17.11 WIB

"Kami belum bertemu dengan ketua-ketua partai koalisi," kata Jokowi.

Jokowi partai gerindra
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay.
Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo memberikan keterangan usai pertemuan dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) di Jakarta, Jumat (26/7/2019). Jokowi mengatakan, kehadiran Prabowo Subianto dalam Kongres V PDIP belum dapat diartikan sebagai kepastian bergabungnya Partai Gerindra dalam koalisi pemerintahannya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kehadiran Prabowo Subianto dalam Kongres V PDI Perjuangan belum dapat diartikan sebagai kepastian bergabungnya Partai Gerindra dalam koalisi pemerintahannya. Ia masih harus berdiskusi dengan koalisi terkait hal itu.

"Belum. Kami ini belum bertemu dengan ketua-ketua partai koalisi. Kalau bertemu, kami akan berbicara nanti mengenai tambahan koalisi misalnya, yang berkaitan dengan menteri," kata Jokowi, seusai menghadiri Kongres V PDIP di Bali, Kamis (8/8).

Jokowi mengatakan dalam dunia politik apa pun bisa terjadi, termasuk koalisi dengan Partai Gerindra. Namun, dia menekankan bahwa segalanya masih harus dibicarakan dengan partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja.

(Baca: Prabowo Akan Hadir di Kongres PDIP, Gerindra: Bukan Petanda Koalisi)

Sinyal atas bergabung Gerindra ke dalam koalisi Jokowi menguat seiring langkah Megawati Soekarnoputri mengundang secara khusus Prabowo ke Kongres V PDI Perjuangan. Ketua Umum Partai Gerindra itu pun hadir dalam acara pembukaan Kongres PDIP.

Bahkan, Prabowo diberikan kursi yang berbeda dengan ketua umum partai koalisi. Ia duduk dalam jajaran tamu VVIP bersama dengan Wapres Jusuf Kalla, Presiden Jokowi, Megawati Soekarnoputri, Wapres terpilih Ma'ruf Amin.

Padahal, jajaran ketua umum partai koalisi lainnya yang hadir, diberikan tempat duduk di barisan lain, yakni di sisi bagian kiri.

(Baca: Politik Nasi Goreng ala Megawati Luluhkan Hati Prabowo)

Meski begitu, Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Andre Rosiade sempat mengatakan bahwa kehadiran Prabowo dalam Kongres V PDIP tidak mengindikasikan partainya bergabung dengan pemerintah. Kehadiran Prabowo, menurutnya hanya untuk menghormati undangan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Megawati mengundang langsung Prabowo ke Kongres V PDIP yang digelar di Bali, pada 8 - 11 Agustus. Andre mengatakan kehadiran Prabowo merupakan hal yang wajar, apalagi tokoh-tokoh bangsa ini perlu bersilaturahmi agar kondisi bangsa teduh.

Akan tetapi, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menangkap alarm bahwa kans Prabowo untuk bergabung ke koalisi saat ini besar. Rangkaian pertemuan mulai dari Prabowo dengan Jokowi di Moda Raya Terpadu (MRT) hingga pertemuan diselingi santapan nasi goreng dengan Megawati menjadi pertanda.

(Baca: Kalla Sebut Gerindra Sulit Gabung Jokowi Bila Tak Didukung Koalisi)

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha