BI Pantau Devaluasi Yuan Tak Banyak Pengaruhi Ekspor-Impor RI

Penulis: Rizky Alika

Editor: Martha Ruth Thertina

12/8/2019, 15.02 WIB

Ekspor ke Tiongkok pada semester I 2019 turun 7,98% dibandingkan periode sama tahun lalu.

ekspor, ekspor ke Tiongkok, ekspor ke Cina, devaluasi yuan
123RF.com/Nat Bowornphatnon
Nilai tukar yuan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) merosot ke level terendah dalam 11 tahun terakhir, yakni 7 yuan per dolar AS.

Nilai tukar yuan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jatuh ke level terlemah dalam 11 tahun. Meski begitu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan kinerja perdagangan Indonesia tidak terlalu terpengaruh oleh devaluasi yuan tersebut.

"Transaksi ekspor impor kita, terutama ekspor, dalam jangka pendek tidak begitu terkait pada devaluasi mata uang. Tapi lebih kepada permintaan dan kualitas," kata dia Dody di kantornya, Jakarta, Senin (12/8).

Permintaan dari Tiongkok mengalami penurunan seiring dengan perlambatan ekonomi Tiongkok. Pada triwulan II 2019, pertumbuhan ekonomi Tiongkok berada di level 6,2%, terlemah dalam 27 tahun terakhir. Maka itu, nilai ekspor ke Negeri Tirai Bambu tercatat menurun.

(Baca: Imbas Perang Dagang, Pengusaha Khawatir Menghantam Ekspor Manufaktur)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor ke Tiongkok selama semester I mencapai US$ 11,40 miliar, turun 7,98% dibandingkan periode sama tahun lalu US$ 12,31 miliar. Dibandingkan Juni 2019, ekspor ke Tiongkok turun US$ 450,7 juta.

Dody menjelaskan, pelemahan Yuan yang tengah terjadi bisa disebabkan dua hal yaitu, balasan Tiongkok atas kebijakan tarif bea masuk AS alias perang dagang, atau mekanisme pasar.

(Baca: IMF: Tiongkok Tidak Memanipulasi Nilai Tukar Yuan)

Presiden Donald Trump sempat menyebut pelemahan ini sebagai manipulasi mata uang untuk meningkatkan daya saing produk ekspor Tiongkok. Sedangkan Gubernur People’s Bank of China Yi Gang menyatakan tidak akan menggunakan nilai tukar mata uang sebagai alat di tengah memanasnya perang dagang.

Mengacu pada data Bloomberg, saat berita ini ditulis, nilai tukar yuan berada pada posisi ¥ 7,06 per dolar AS. Yuan jatuh ke level psikologis di atas 7 per dolar AS sejak awal Agustus. Ini merupakan level terlemah dalam 11 tahun.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN