KPK Umumkan Tersangka Baru Korupsi e-KTP Nanti Sore

Penulis: Antara

Editor: Ameidyo Daud

13/8/2019, 14.09 WIB

Tersangka baru berasal dari unsur penyelenggara negara serta swasta.

KPK, Korupsi, KTP-e.
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Ilustrasi KTP-e. KPK sore nanti akan umumkan tersangka baru kasus KTP-e.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengumumkan tersangka baru dalam kasus korupsi pengadaan paket Kartu Tanda Penduduk-elektronik (e-KTP) pada hari Selasa (13/8) sore nanti. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan tersangka pengembangan kasus itu berasal dari unsur penyelenggara negara serta swasta.

Lembaga antirasuah itu memandang ada pelaku-pelaku lain yang harus bertanggung jawab secara pidana terhadap kasus itu. Korupsi KTP-e ini telah menjerat banyak pihak, mulai dari pengusaha Andi Agustinus (Andi Narogong) hingga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto.

"Akan kami sampaikan ke publik perkembangan kasus KTP-e," kata Febri dilansir dari Antara, Selasa (13/8).

(Baca: Setnov Terima US$ 7,3 Juta, Jaksa Tak Sebut Aliran Uang ke Ganjar)

Ketua KPK Agus Rahardjo pekan lalu telah mengungkapkan adanya aparatur negara hingga swasta yang akan diumumkan sebagai tersangka. "Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) sudah saya tanda tangani," kata Agus.

Kasus ini menyeret sekurangnya tujuh orang ke hotel prodeo. Selain Andi Narogong dan Novanto, ada pula Made Oka Masagung, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, hingga Anang Sugiana Sudihardjo yang telah divonis oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Sedangkan untuk unsur pegawai negeri, kasus ini telah menyeret nama mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman serta mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Kemendagri Sugiharto ke bui.

Dalam persidangan, Setya Novanto didakwa merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun dalam kasus korupsi proyek pengadaan pengadaan KTP-e tahun 2011-2013. Novanto diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri dengan menerima uang sejumlah US$ 7,3 juta.

(Baca: Ulah Setya Novanto di Penjara, Sel Abal-Abal hingga Pelesiran )

Uang tersebut diterima melalui Made Oka Masagung selaku orang dekat Novanto sejumlah US$ 3,8 juta dan keponakan politisi Golkar itu yang bernama Irvanto Hendra Pambudi Cahyo sejumlah US$ 3,5 juta.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN