IHSG Loyo ke 6.257 Terbebani Neraca Dagang hingga Data Tiongkok

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Agustiyanti

15/8/2019, 17.25 WIB

IHSG pada perdagangan hari ini, Kamis (15/8) ditutup terkoreksi 0,16% menjadi 6.257,58.

ihsg, pasar modal
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Ilustrasi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (15/8) ditutup terkoreksi 0,16% menjadi 6.257,58.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (15/8) ditutup terkoreksi 0,16% menjadi 6.257,58. Beberapa sentimen baik dari global maupun dalam negeri membayangi penurunan indeks saham hari ini.

Dalam risetnya, Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan data perekonomian Tiongkok yang dirilis kemarin jauh dari yang diharapkan. Negeri Tembok Raksasa itu  mencatat pertumbuhan Industrial Production terlemah sejak 2002 yang diakibatkan oleh perlambatan siklus ekonomi dan ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat. 

Di tengah situasi dan kondisi seperti saat ini, Nico menilai para pelaku pasar dan investor mengharapkan stimulus untuk membantu menstabilkan perekonomian Tiongkok. "Karena implikasinya akan mengenai Indonesia juga," katanya.

(Baca: Ancaman Resesi Seret Wall Street Turun, Bursa Asia Ikut Rontok)

Selain itu, sentimen juga datang dari dalam negeri terkait neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2019. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2019 defisit US$ 63,5 juta. Kondisi tersebut memburuk dibandingkan bulan lalu yang surplus US$ 200 juta, tetapi membaik dibanding Juli 2018 yang tekor US$ 2,03 miliar.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan defisit neraca perdagangan seiring dengan impor pada Juli 2019 yang mencapai US$ 15,51 miliar, sedangkan ekspor tercatat lebih rendah sebesar US$ 15,45 miliar.

"Maka, pada Juli 2019 terjadi defisit perdagangan US$ 0,06 miliar. Situasi perekonomian saat ini agak buram, tapi kita tidak boleh melihat hanya dari sisi eksternal tetapi domestik juga," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/8).

(Baca: IHSG Diramal Kembali Naik, Ini Beberapa Saham Pilihan Analis)

Tercatat pada perdagangan hari ini, volume saham yang diperdagangkan sebanyak 14,23 miliar, dengan nilai Rp 8,07 triliun, dan frekuensi 516.017 kali. Ada 136 saham yang naik, 267 saham turun, dan 124 saham yang stagnan. Tercatat inevstor asing pun melakukan jual berish pada perdagangan hari ini dengan nilai Rp 352,03 miliar di pasar reguler.

Koreksi ini sejalan dengan saham-saham di Asia lainnya yang turun, meski beberapa ada yang ditutup menguat. Nikkei 225 Index tercatat terkoreksi 1,21% dan Strait Times Index melemah 0,68 %, sedangkan Hang Seng Index menguat 0,76% dan Shanghai Composite Index turun 0,25 %.

Koreksi IHSG hari ini didorong oleh indeks sektor Aneka Industri dan Kimia yang terkoreksi 2 % dan Pertambangan turun 0,74 %. Sementara sektor Industri Dasar tercatat naik 1,88 % dan Properti juga tercatat naik 0,66 %.

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan